Perlu Perhatian Gubsu DPRD Sumut, Ruas Jalan Muarasoma – Simpang Gambir Rusak Parah

Salah seorang warga sedang memancing di Jalan wilayah Desa Ranto Sore, ruas jalan MUarasoma- Simpang Gambir yang rusak parah/Sutomo

SIMPANG GAMBIR(Malintangpos Online): Warga Kecamatan Batang Natal, Kecamatan Lingga Bayu, Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal, mengharapkan perhatian Gubernur Sumut HT.Ery Nuradi dan anggota DPRD Sumut dapil Tabagsel, untuk secepatnya melakukan perbaikan ruas jalan khususnya sepanjang wilayah Desa Ranto Sore Kecamatan Lingga Bayu yang kondisinya sekarang ini selain rusak parah juga tebing jalan rawan longsor.

            “ Kalau wilayah Jembatan Merah- Muarasoma memang terus menjadi perhatian Gubsu dan DPRD Sumut, namun sekitar Muarasoma- Simpang Gambir kondisinya kalau dibiarkan akan semakin mempersulit masyarakat yang selalu melintas diwilayah itu,” ujar Roslinda Nasution warga Kecamatan Lingga Bayu kepada Malintang Pos, Sabtu siang(2-12) di Desa Ranto Sore ketika memperbaiki Mobilnya yang rusak.

            Kata Roslinda, bahwa mereka bersama suaminya setiap hari hilir mudik dari Lingga Bayu – Panyabungan untuk menjual bahan Sembako kepada kios-kios/warung yang ada di sepanjang daerah itu dan yang membuat mereka gelisah bersama masyarakat lainpun kondisi jalan yang begitu parah, inilah mobil kami nyangkut tadi dilobang jalan yang rusak.

            Disebutkannya, bahwa kalau jalan Jembatan Merah – Muarasoma khususnya di sekitar Panyabungan Selatan ada anggaran Rp 6 Milyar lebih untuk perbaikan jalan dan drainase/tembok dialokasikan Pemerintah, karena itulah warga jelas mengucapkan terima kasih, tapi apa salahnya jalan sekitar Desa Ranto Sore antara Muarasoma- Simpang Gambir juga menjadi perhatian pemerintah Sumatera Utara.

            “ Kalau status jalan apakah tanggung jawab Provinsi Sumut atau tanggung jawab siapa karena status jalan masyarakat jelas tidak mempersoalkannya, yang terpenting bagaimana caranya jalan bisa mulus guna untuk dilalalui masyarakat,” katanya.

            Sementara itu, Supir Truk Herman Pulungan, mengakui jika menjelang Desa Ranto Sore akan sakit kepalanya, sebab terkadang jika muatannya banyak, siap-siaplah mobil untuk rusak dan terjebak dijalan yang rusak, belum lagi kadang-kadang harus terhambat disebabkan banyaknya ruas jalan yang tertimbun longsor seperti musim hujan sekarang ini.

            Terkadang, katanya, kami sebagai supir langsung menyalahkan Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution, karena wilayah itu adalah Mandailing Natal, tapi nyatanya jalan Jembatan Merah – Muarasoma- Simpang Gambir – Natal adalah tanggung jawab Provinsi Sumut, tapi begitupun warga juga tetap memohon agar Bupati Madina ikut mengusulkan kerusakan jalan kewilayah Pantai Barat.

            Kata dia, sebagai supir sangat berharap kepada pihak Bina Marga UPT.Cabang Kotanopan untuk tetap membuat alat berat diwilayah Pantai Barat, sebab sekarang kan musim hujan, tentu jika alat berat diwilayah itu tidak stand bay, maka akan menghambat lalulintas, sebab banyak tebing jalan yang longsor.

            “ Tolonglah pak Gubsu dan DPRD Sumut perhatikan kondisi jalan ke wilayah Pantai Barat mulai dari Jembatan Merah – Natal, sebab ribuan KK warga daerah itu menginginkan akses jalan baik,”Katanya(Red)

Admin : Siti Putriani Lubis

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.