
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Gedung Rp 600.000.000.- Nggak Selesai,” Ujar Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah, terkait dengan Pembangunan Markas Cabang PMI Mandailing Natal, yang sudah di anggarkan Rp 600.000.000.- sejak Tahun 2018 lalu, belum juga selesai Pembangunannya.
” Kalau tidak salah, tahun 2018 Rp 200.000.000.- tahun 2019 Rp 200.000.000 dan tahun 2022 Rp 200.000.000.- di anggarkan di-APBD Madina,” Ujar Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah, Rabu(12/4) di Gedung DPRD Madina, saat hendak mempertanyakan proyek tersebut ke Komisi 3.

Kata Khairunnisyah, anggaran Rp 600.000.000.- keadaan bangunan seperti itu apa nggak aneh, jangan – jangan proyek pembangunan Kantor Markas PMI Madina tersebut adalah proyek ” Korupsi ” nggak nuduh sih.
Padahal, bangunan tersebut berada di Komplek Perkantoran Pemda Mandailing Natal, tapi baik Pemda maupun DPRD, sepertinya Tutup mata.
” Seperti apa sih bangunan Rp 600.000.000.- tidak selesai, harusnya DPRD atau Badan Anggaran DPRD, nggak terus – terusan alokasikan,” ujarnya.

Baik PPK dan Plt.Kadis PUPR Madina Elpi Yanti Harahap, yang dikonfirmasi Via WhatsApp memilih BUNGKAM, karena sampai berita ini tayang tidak memberikan jawaban ataupun penjelasan.
” Plt.Kadis PUPR Madina, ada kemungkinan kurang paham soal pembangunannya, karena itu mungkin tidak dijawab, coba ke PPK Pak Nasir,” Ujar seorang ASN di Kantor PUPR Madina( Aris/Putra/Red)
Admin : Ir.Har Nasution.








