Proyek PLTMH di Kec.MBG,  Warga Ranto Panjang Harus Mengadu ke Polda Sumut

Foto K.Nasution

MEDAN(Malintangpos Online): Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah, mengatakan sebaiknya warga Desa Ranto Panjang Kec.Muara Batang Gadis Kab.Madina mengadukan PT. DSI ke Kejatisu ataupun ke Polda Sumut,dengan membawa dokumen foto dan bukti – bukti lain soal Proyek Pembangunan PLTMH yang sampai sekarang belum ber fungsi.

Apalagi, Proyek Pembagunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Madina IV sebesar Rp3.967.009.523.86 belum bisa digunakan sampai sekarang, apalagi proyek tersebut anggaran tahun 2020.

Foto K.Nasution

Kabarnya disejumlah media Online, Proyek dibawah naungan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemprovsu itu dikerjakan oleh PT DSI dan Konsultan Dexa Tama Consultan dikerjakan selama 120 hari sejak 12 Maret dengan Nomor Kontrak 758/PLTMH-PK/Madina IV/DESDM/2020 di Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis Madina sudah Viral

” Jika warga memberi Kuasa ke LSM.Merpati Putih Tabagsel, langsung kita mengadukan kontraktor dan Dinas ESDM Sumut,serta Gubsu ke Kejatisu di Medan,” ujar Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah,Sabtu malam(29/5) Via selular dari Kota Medan.
Kata dia, proyek PLTMH tersebut tahun 2020, ini sudah bulan Mei 2021, aneh Inspektorat dan Kejatisu ” Bungkam ” ada apa ini.

Biasanya, proyek seperti itu yang mengawasi Kejatisu, bisa jadi kontraktor dan pihak Kejatisu ” Main Mata ” karena proyek itu jauh dari Pusat Kota.

” Saya yakin antara Kontraktor, Dinas ESDM Sumut dan Kejatisu ada ” Main Mata ” soal pengawasan proyek ini,” ujar Ketua LSM yang selalu menyoroti proyek pemerintah itu.

Alasannya..? Proyek tersebut Tahun 2020, kenapa BPK Perwakilan Sumut, Inspektorat Sumut ” Bungkam ” bukankah biasanya proyek sebesar itu nilainya yang mengawasi dari Kejatisu. Ujarnya ( Isk)

 

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.