PT.SMGP Harus Tanggung Jawab Terhadap Warga Korban Gas Beracun

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Politisi PDI Perjuangan Iskandar Hasibuan, mengaku kesal dan mengutuk keras Menegemen PT.SMGP yang telah berulang kali membuat warga korban keracunan akibat kelalaian menegemen perusahaan tersebut.

Iskandar Hasibuan.

” Yang meninggal sudah berapa, yang setengah mati berapa orang, yang terpaksa dirawat berapa orang, apakah keadaan tersebut dibiarkan,” Ujar Iskandar Hasibuan yang Mantan Anggota DPRD Madina Priode 2009 – 2014 itu, Kamis malam(22/2) di RSUD Panyabungan.

Kata dia, apakah kejadian seperti, Kamis(22/2) terus dibiarkan, kita minta DPRD Memanggil Bupati dan Menegemen PT.SMGP, agar kejadian seperti ini tidak ada lagi.

Atau jangan – jangan kejadian ini disengaja, mudah – mudahan tidak, sebab sesuai keterangan Camat Puncak Sorik Marapi, bahwa Selasa kemaren Sosialisasi, berarti sudah tau warga ada buka sumur.

” Kita mendesak Pemerintah Daerah,Provinsi Sumut, agar mencari Solusi agar tidak ada lagi kejadian seperti ini,” ujarnya ( Aris)

Admin : Dita Risky Saputri.SKM…….

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Meskipun Niatnya Untuk Disiplin, Kepsek SMP N 1 Pakantan Salah Menerapkan Aturan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Meskipun Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pakantan Kecamatan Pakantan, Hj. Hermawati, untuk menerapkan Disiplin bagi Guru ASN dan PPPK, Kalau melakukan Denda atau pengutipan bagi Guru yang tidak…

    Read more

    Continue reading
    Kasek SDN 087 Kembalikan Uang Siswa, Menonton Animasi Murid SD Rp 15.000 – Rp 20.000/ Orang

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah, mengaku heran dan bingung sikap dari sejumlah Kepala Sekolah di Kabupaten Mandailing Natal. Kenapa..? Untuk menonton Animasi di tingkat Sekolah…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses