PT.SMGP Masih ” Bungkam ” 81 Orang di RS Korban ” Gas Beracun ” di Sibanggor Julu

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Malang Benat Nasib Mereka ” Kalimat itulah cocok disampaikan kepada 81 orang warga Desa Sibanggor Julu Kec.Puncak Sorik Marapi Kab.Madina, yang terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit di Panyabungan akibat ” Menghirup ” bau menyegat dari Pembukaan Sumur VO1 milik PT.SMGP, Kamis(22/2) menjelang malam.

Wartawan Media PT.Malintang Pos Group Aris Moenandar, melaporkan bahwa Pasien keracunan ” H2S ” dari Perusahaan panas bumi PT Sorik Marapi Geotermal Power ( SMGP ) membludak, pihak TNI, Polri dan Basarnas terpaksa dirikan tenda darurat di Parkiran RSUD Panyabungan.

Sejauh ini dari data yang di dapat, pasien keracunan ” H2S ” dari pembukaan sumur V01 PT SMGP yang beroperasi di Kecamatan Puncak Sorik Marapai, Mandailing Natal ( Madina ) Desa Sibanggor Julu sudah mencapai 81 orang. 43 diantaranya di RSUD Panyabungan dan 38 di RSU Permata Madina.

Dari informasi warga Desa Sibanggor Julu, ada sekitar 700 meter lokasi pembukaan sumur ke pemukiman penduduk.

Sampai saat ini warga masih merasakan bau menyengat dari lokasi sumur V 01, namun sebagian warga sudah di evakuasi ke Desa Sibanggor Jae.

Kata Awaluddin, sosialisasi memang dilakukan perusahaan , inikan pembukaan baru, jadi uji coba pembukaan sumur.

” tidak ada kebocoran sebenarnya, hanya bau menyengat. Kalau dilokasi pembukaan sunur baunya memang tidak terasa, tetapi dipemukiman warga baunya menyengat,” kata Awaluddin tokoh maayarakat Desa Sibanggor Julu, Kamis malam (22/02) ketika dihubungi Redaksi.

Ia mengaku awalnya saat sosiialisasi telah memohon ke perusahaan sebelum dilakukan pembukaan sumur agar warga diungsikan terlebih dahulu, namun tak kunjung dilaksanakan dan kita sudah bosan memohonkannya.

Saat ini kata Awaluddin.  sumur V01 yang berada di Sibanghor Julu telah di tutup perusahaan kembali, setelah disusul warga ke lokasi.

Kejadian keracunan ” H2S ” dari perusahaan panas buni ini sudah kesekian kalinya terjadi bahkan mengakibatkan korban nyawa.

Sampai saat ini, dari puluhan korban keracunan belum ada korban jiwa. 81 korban dirawat karena mengalami mual dan muntah serta pusing.

” sejauh ini masih bisa di tangani, tidak ada korban nyawa, rata rata korban hanya mengalami pusing dan mual,” kata Bupati Madina HM.Ja’far Sukhairi yang waktu itu bersama Forkofimda Madina.

PT.SMGP ” Bungkam “

Sedangkan, pihak PT.SMGP melalui Robi yang dihubungi,Via WhatsAppnya,Kamis malam(22/2) masih ” Bungkam ” alias belum memberikan jawab atas kejadian Keracunan 81 warga Desa Sibanggor Julu.

Tanggung jawab PT.SMGP

Sedangkan Asisten II Pemkab Madina dr.Syarifuddin Nasution yang ditemui di RSUD Panyabungan, bahwa segala biaya yang timbul atas insiden yg menimpa warga Desa Sibanggor Julu adalah tanggung jawab dari PT.SMGP.

Kata dia, Alhamdulillah baik pasien di RSUD dan RS.Permata Madina, sudah bisa ditangani dan tidak ada yg membahayakan lagi.

” Mereka keracunan dari Pembukaan Sumur VO1 milik PT.SMGP, ada yg mual, ada muntah,pusing dan sudah tidak bahaya lagi walau ada ibu hamil dan anak – anak,” ujar Mantan Kadis Kesehatan itu.

Bahkan, ujarnya, atas perintah Bupati dan Wakil Bupati, telah menghubungi Pihak PT.SMGP Robi, agar semua biaya yg muncul ditanggung jawapi PT.SMGP.

Kata dia, di RSUD ada 43 orang, beli nasinya 43 x 3 bungkus, sebab pasien dengan keluarganya harus makan, minum dan malam ini sudah kita butuhi melalui Camat Puncak Sorik Marapi.

Begitu juga di RS.Permata Madina, sudah kita atasi semua kebutuhan dari pasien yg dirawat dan tidak ada yg bahaya betul,artinya sudah diobati semua ( Tim)

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.