RSUD DS dan DPM dan PPTP Terima Penghargaan Dari MenPANRB

Foto Bersama Ir Kamaluddin Ginting MMA bersama Direktur RSUD dr Hanif Fahri didampingi Asisten III H Jentalin Purba SH Dengan Deputi Pelayanan Publik KemenPANRB Prof Dr Diah Natalisa MBA Usai Menerima Penghargaan Pelayanan Publik dari Kemen PANRB di Ruang Serbaguna, Kemen PANRB, Jakarta (Kamis, 2/3)

LUBUK PAKAM(Malintangpos.Online) :Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Pembina dan Pimpinan Penyelenggara Pelayanan Publik Role Model termasuk  RSUD Deli Serdang  mendapat penghargaan kategori A (sangat baik )  diterima oleh Direktur RSUD  dr Hanif Fahri Sp.Kj .MM dan  Dinas  Pelayanan  Perizinan  Terpadu  Satu Pintu  diterima Kadis   Ir Kamaluddin Ginting MMA, karena  dinilai telah memberikan pelayanan publik dengan baik sebagai tindak lanjut  hasil monitoring  dan evaluasi unit pelayanan  publik  tertentu di  59 Kabupaten/Kota  Role Model, sedangkan  Dinas  Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Deli Serdang  mendapat penghargaan kategori C,  diserahkan  oleh   Deputi Pelayanan  Publik  KemenPANRB Prof Dr. Diah Natalisa MBA di Ruang Serbaguna, Kemen PANRB, Jakarta (Kamis, 2/3).

              Hal itu  dikemukakan Kadis Kominfo Deli Serdang  Drs Haris Binar Ginting di ruang kerjanya di Lubuk Pakam , setelah menerima penjelasan dari  Ir Kamaluddin Ginting MMA bersama  Direktur RSUD  dr Hanif Fahri didampingi Asisten III H Jentalin Purba SH  melalui telepon selulernya dari Jakarta . Diuraikan juga   sambutan    MenPANRB   yang  diantaranya  menyatakan   bahwa  pemberian penghargaan ini bertujuan untuk mengapresiasi kepala daerah dan unit penyelenggara pelayanan publik yang memiliki komitmen tinggi dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di daerahnya.   Selain itu, pemberian penghargaan ini dimaksudkan untuk memotivasi daerah lain, khususnya dari 59 Kabupaten dan Kota Role Model yang belum mendapatkan kategori sangat baik untuk meningkatkan kualitas pelayanan publiknya.“Unit penyelenggara pelayanan yang masuk kategori sangat baik diharapkan menjadi percontohan bagi unit penyelenggara pelayanan publik lainnya,” ujar Menteri Asman.

                Monitoring, evaluasi, serta pemberian penghargaan ini dilaksanakan berdasarkan amanah Undang-Undang No 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dimana MenPANRB memiliki tugas untuk melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja  penyelenggaraan pelayanan publik, serta Menteri wajib membuat peringkat kinerja penyelenggara secara berkala dan memberikan penghargaan kepada penyelenggara sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

                 Sesuai dengan amanah tersebut, Kementerian PANRB sejak tahun 2015 telah melakukan evaluasi pelayanan publik melalui Kedeputian Pelayanan Publik pada 59 Kabupaten/Kota dengan lokus Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dinas Dukcapil).

               Menurut Deputi Pelayanan Publik Prof. Diah Natalisa, pemilihan 59 kabupaten/kota dilaksanakandengan mempertimbangkan kabupaten/kota yang merupakan ibu kota provinsi, kawasan industri serta daerah yang memiliki bandar udara/pelabuhan laut. Selain itu, pemilihan ini mempertimbangkan kondisi geografis, transportasi. 59 Kabupaten Kota Role Model telah ditetapkan dengan Keputusan Menteri PANRB Nomor 191 Tahun 2016.

               Berdasarkan hasil evaluasi terhadap 59 Kabupaten Kota Role Model sesuai dengan KepMenPANRB Nomor 9.1 Tahun 2017 tentang Penetapan 15 Role Model Penyelenggara Pelayanan Publik  dan 2 Pembina Pelayanan Publik Kategori Sangat Baik,  terdapat  15 Unit Penyelenggara Pelayanan Publik yang masuk dalam 5 besar Unit Pelayanan Publik dengan Kategori A (Sangat Baik) serta ada 2 Pembina Pelayanan Publik yang tiga unit pelayanannya masuk dalam lima besar kategori A (Sangat Baik).(abd).

Admin : Dina Sukandar Hasibuan.A.Md

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.