
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sejumlah warga Kota Panyabungan, merasa heran dengan sikap Dinas Lingkungan Hidup( DLH) Yang ” Membiarkan ” Sampah Menumpuk disejumlah Titik di Jalan Nasional, termasuk di Jembatan Aek Mata di Ibukota Mandailing Natal itu.
” Tidak biasanya Sampah dibiarkan menumpuk di Kota Panyabungan, biasanya diangkut setiap hari, atau mungkin anggaran APBD Madina 2026, tidak ada untuk pengangkutan sampah,” Ujar Parlindungan warga Kota Panyabungan,Minggu(4/1) di Jembatan Aek Mata saat membeli buah didaerah itu.
Terus terang, saya ngak kenal dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup, tidak ada maksud menyudutkan atau mencampuri urusan instansi itu
Hanya saja, sebagai warga Madina, ikut membayar Pajak, wajar dong saya tanya kenapa Sampah dibiarkan menumpuk di Kota Panyabungan.

Informasinya Petugas Kebersihan di Non Aktifkan, sejak 01 Januari 2026..? Tanya Wartawan ” Kalau itukan urusan Bupati dan Kadis Lingkungan Hidup, warga kan heran, sampah kok dibiarkan menumpuk berhari – hari,” Ujar Parlindungan sambil berlalu.
Secara terpisah, Warga Kota Panyabungan, Muhammad Yudi.Nasution, mengutarakan bahwa sampah menumpuk, khususnya di Jembatan Aek Mata, tidak lain, akibat pihak DLH, tidak memahami arti Kebersihan.

Saya mau tanya, Pernahkah Wartawan melihat Tumpukan Sampah di Jembatan di Sumatera Utara, saya pikir nggak ada di Kabupaten/ Kota mana sajapun, kecuali di Kota Panyabungan Kab.Madina.
” Warga membuang sampah di Jembatan Aek Mata, karena Bupati /Wakil Bupati Madina,sepakat pembuangan sampah ditempat itu,” ujar Muhammad Yudi.Nasution,sambil angkat bahu.
Kata dia, kalau didepan Ruko/Kios warga maklum ada Sampah, tetapi jika di Jembatan Aek Mata, warga menduga pasti karena Bupati dan Wakil Bupati sepakat ditempat itu buang sampah.

Kadis Lingkungan Hidup Madina, Khairul, yang dikonfirmasi,Baik langsung dan melalui Plt.Kadis Komimfo Madina, Rahmad Dalimthe,S.Pd, Via WhatsApp nya, Minggu(04/01) hingga berita ini dikirim ke Redaksi, belum memberikan Jawaban, meskipun sudah centang Dua(2)( Dita/Isk/Putra).
Admin : Dita Risky Saputri.SKM.








