Saran Buat Bupati dan Kapolres , Putus Mata Rantai Pasokan BBM Ke – Escavator PETI di Mandailing Natal.

HM.Ridwan Rangkuty,SH.MH

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Advocat/Ketua DP.PERADI Kota Padangsidimpuan H.Ridwan.Rangkuty,SH.MH, menyarankan kepada Bupati dan Kapolres, agar secepatnya Memutus Mata Rantai Pasokan BBM Jenis Solar kepada seluruh Pemilik Escavator dilokasi – lokasi Tambang Emas dan Tambang Galian C diwilayah Mandailing Natal.

” Salah satu unsur utama dan paling menentukan beroperasinya alat berat pengusaha PERTAMBANGAN EMAS TANPA IZIN (PETI) adalah pasokan BBM jenis solar secara ILLEGAL dari SPBU ke pengusaha PETI,” Ujar H.Ridwan Rangkuty,SH.MH yang Advocat Senior di Tabagsel dan juga Putra Asli Madina itu,Sabtu malam(25/5) Via selular dari Kota Padangsidimpuan.

Kata Dosen Fakultas HUKUM UMTS Padangsidimpuan dan UIN Syahada Padangsidimpuan itu, H.Ridwan Rangkuty,SH.MH, jika pasokan BBM jenis solar diputus mata rantainya

” seluruh pengusaha SPBU tidak menjual secara ILLEGAL BBM ke pengusaha PETI, dipastikan alat berat pengusaha PETI di wilayah Mandailing Natal tidak bisa beroperasi,” ujar H.Ridwan Rangkuty.SH.MH yg juga Dosen STAIN Madina itu.

Kata Rangkuty, Salah satunya langkah yang paling tepat untuk menghentikan pasokan atau penjualan BBM jenis solar oleh pengusaha SPBU kepihak pengusaha PETI adalah dengan memanggil para pengusaha SPBU oleh Bupati dengan mengundang unsur FORKOPINDA Mandailing Natal.

Kemudian, dibuat Kesepakatan Bersama jika pihak SPBU terbukti menjual BBM jenis solar kepada pengusaha PETI, pihak kepolisian akan bertindak tegas dan memprosesnya secara Hukum

Dan Bupati merekomendasikan kepada Pertamina untuk penutupan sementara SPBU yang melanggar hukum tersebut.

” Jika upaya ini terlaksana maka aktifitas PETI di Madina dapat dipastikan akan berkurang drastis baik PETI di Sungai maupun di daratan,” Katanya

Saya meminta kepada Bupati, Kapolres Madina dan unsur FORKOPINDA lainnya agar melakukan rapat koordinasi dan memanggil semua pengusaha SPBU di Mandailing Natal.

Serta, hasil Musyawarah tersebut dibagikan ke Pemda yang bertetangga dengan Mandailing Natal, seperti Pemerintah Sumatera Barat.

” Setiap waktu jalur lintas yang ada ke wilayah Mandailing Natal dirazia apakah ada pasokan BBM,” Ujar Rangkuty( Red)

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Harapkan Sinergitas Pemprov dan APH,Zakaria Rambe Apresiasi Langkah Tim Terpadu Pemprov Sumut

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online: Zakaria Rambe apresiasi tim terpadu dari gabungan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) dan Dinas Lingkungan Hidup Propinsi Sumatera Utara (Sumut). Menurut Zakaria langkah ini…

    Read more

    Continue reading
    Sembilan Tertimbun Material, Dua Meninggal, Lokasi PETI di Desa Aek Guo Kec.Batang Natal Longsor 

    BATANG NATAL(Malintangpos Online): Sabtu Sore(04/07) Lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin( PETI) diwilayah Desa Aek Guo Kec.Batang Natal Kab.Madina, longsor menyebabkan 9 Orang Tertimbun Material dan Dua(2) orang warga dikabarkan meninggal…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses