Saran Buat Bupati Madina, Bunga Tahi Ayam dan Lavender Evektif Berantas Nyamuk

1. Bunga Tahi Ayam (Marigold)

MEDAN (Malintangpos Online): ”Bukan Satu Jalan Ke Roma,”Kalimat itulah yang cocok disampaikan kepada beberapa Mahasiswa asal Mandailing Natal yang kualiah diberbagai Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Kota Medan, karena kemungkinan mengetahui daerahnya sampai sekarang ini masih Endemis Malaria, mencoba memberikan saran kepada Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution agar Bunga Tahi Ayam ( Marigold) dan Bunga Lavender supaya disarankan penanamannya di Lingkungan Rumah warga.

            Kenapa harus ke Bupati..? Kami sangat yakin dengan Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution jika bicara langsung kepada seluruh SKPD, Camat, Kades akan dengan mudah tersosialisasi seperti populernya Tapian Siri-siri dan Taman Raja Batu, sebab jika  Dinas Kesehatan saja yang bergerak tanpa adanya dorongan Bupati

2. Bunga Lavender.

sangat tidak terwujud nantinya.

            “ Kalau saja Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution membumingkan penanaman Bunga Tahi Ayam dan Lavender di Taman Raja Batu, maka seluruh daerah yang Endemis malaria diperintahkan melalui Camat, Puskesmas, UPT Dinas Pendidikan agar warga ramai-ramai menanam kedua jenis bunga itu, maka malaria akan berkurang dari daerah kita,” ujar Mahasiswa USU Smester IV di FKM Dita Risky Saputri kepada Malintangpos Online,Rabu Sore(1-2) di Taman Raja Batu Aek Singolot Panyabungan.
            Kadis Kesehatan Madina drg.Ismail Lubis yang mau dikonermasi tidak berhasil karena Kadis sedang kelapangan meninjau Puskesmas, Pustu, sesuai pengakuan stafnya masalah dua jenis bunga tersebut melalui Puskesmas, Pustu dan Pos Yandu telah disampaikan agar menanamnya dan mengajak masyarakat guna untuk mengurangi perkembangan nyamuk.
            “Sudah lama disosialiasikan Kadis kalau soal Bunga Tahi ayam dan Lavender dan satu lagi adalah serei wangi,” ujarnya.(red).
Admin : Dina Sukandar A.Md

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.