Sarang Narkoba Di Medan Marelan Dibakar Emak – Emak

MEDAN (Malintangpos Online): Puluhan emak-emak membakar sarang Narkoba di Lingkungan IX dan Lingkungan XIV Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Jumat (29/8).

Amarah kaum ibu rumah tangga itu dilakukan karena setelah dua hari melaporkan aktivitas peredaran Narkoba namun kepada pihak Polres Pelabuhan Belawan namun tidak ada respon dari aparat penegak hukum tersebut.

Bersama sejumlah warga lainnya serta kepala lingkungan dan Babinsa, ‘emak-emak tersebut bergerak menuju bantaran Sungai Bederak.

Bantaran sungai tersebut terdapat beberapa tempat yang terbuat dari bambu-bambu berdinding triplek yang digunakan sebagai tempat mengonsumsi sabu-sabu.

Tanpa buang waktu, mereka membakar semua lapak Narkoba hingga rata dengan tanah.

Seorang ibu rumahtangga menyebutkan, pembakaran sarang Narkoba terpaksa dilakukan karena keberadaan sarang Narkoba sudah sangat meresahkan seiring dengan meningkatnya aksi kejahatan.

“Di kampung sering terjadi aksi pencurian. Tabung-tabung gas pun disikat maling,” ujar Ibu Sri kepada beritasore.co.id.

Dijelaskan Ibu Sri, dua hari sebelum melakukan aksi, mereka sudah melapor ke Kantor Lurah Terjun. Selanjutnya Lurah Terjun melaporkan keluhan warga kepadanKasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan.

“Lurah Terjun langsung merespon keluhan warganya dengan menelefon Kasat Res Narkoba dan dijawab oleh Kasat Narkoba,” ya nanti kami tindaklanjuti,” namun tidak ada tindaklanjutnya,” cetus Ibu Sri.

Setelah penghancuran dan pembakaran sarang Narkoba tersebut, kaum emak berharap tidak ada lagi transaksi Narkoba di Lingkungan IX dan Lingkungan XIV.

“Di dalam aksi pembakaran sarang Narkoba tersebut turut serta Ketua KNPI Kelurahan Terjun, Babinsa, Polmas serta Kepala Lingkungan IX dan XV.(BS/att/Isk)

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Tumpukan Sampah Saja 27 Tahun Nggak Beres, Apalagi Tertibkan PETI di Mandailing Natal, Pasti Percuma & Buang Waktu (2)

    Membicarakan PETI( Pertambangan Emas Tanpa Izin) sama artinya membicarakan ribuan jiwa warga di Mandailing Natal, yang menggantungkan hidupnya di Petambangan Emas tersebut. Padahal, kita tau bersama bahwa Surat Bupati, sudah…

    Read more

    Continue reading
    Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

    JATINANGOR(Malintangpos Online): Kepemimpinan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menganugerahkan Kartika Pamong Praja Madya kepada Gubernur Mahyeldi sebagai bentuk…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses