Sate Mega, Sate Berkuah Putih di Padang

PADANG(Malintangpos Online): Berkunjung ke Kota Padang tak afdal rasanya jika tidak menikmati kuliner khas Minangkabau. Sebagai ibu kota provinsi Sumatera Barat, Padang mempunyai keelokan alam dan kuliner khas yang menggugah selera pengunjung yang datang.

Kota Padang dikenal dengan makanan khasnya. Ketika berkunjung, wisatawan akan dapat menikmati ragam kuliner daerah.

Salah satu makanan yang harus dicoba adalah Sate Mega yang berlokasi di Pasar Lubuk Buaya, Kota Padang. Sate Mega ini sudah dirintis sejak tahun 1975-an yang merupakan usaha turun temurun keluarga. Hingga saat ini sudah mempunyai enam outlet yang tersebar di Kota Padang, masing-masing outlet tersebut dikelola dengan baik oleh sanak keluarga.

Sate ini terbuat dari daging sapi yang mempunyai tekstur lembut dan gurih di setiap potongan dagingnya serta ditambah dengan kuah sate yang berwarna putih keabu-abuan, tentu membuat sate ini berbeda dari sate yang lain.

Olahan kuah sate terbuat dari rempah-rempah alami yang dapat menggugah selera.

“Semua bahan yang kami gunakan bahan alami, tidak pakai pengawet karena kandungan dalam makanan akan berpengaruh pada kesehatan kita,” ujar Ujang Turki, pedagang Sate Mega di depan Pasar Lubuk Buaya, saat diwawancarai, Rabu (15/2/2023).

Setiap masakan tentu punya ciri khas masing-masing. Namun Sate Mega ini begitu unik, terutama cara pengolahan kuah satenya. Kuah bumbu yang terdiri dari racikan bawang merah, bawang putih, kunyit, yang dimasak dengan kaldu sapi kemudian dikentalkan dengan tepung beras.

“Sama dengan pembuatan kuah sate pada umumnya, namun Sate Mega ini menggunakan kaldu daging sapi dan ditambah rempah-rempah India,” tambah Ujang Turki.

Warna dari kuah Sate Mega ini memang mempunyai ciri khas tersendiri dibanding dengan sate lain. Semua itu karena dipengaruhi oleh bahan pembuatan yang alami.

Selain itu, Ujang Turki juga menjelaskan, bahwa ada beberapa konsumen yang sengaja datang untuk mencicipi sate ini. Mereka datang dari berbagai daerah, ada yang dari Bukittinggi, Pasaman, Pekanbaru bahkan sate ini juga pernah dibawa ke Jakarta

“Apalagi kuah sate ini bisa tahan lebih dari 12 jam,” terangnya.

Harga per porsi sate pun terbilang relatif terjangkau. Satu porsi dikenakan Rp15 ribu, sedangkan untuk setengah porsi dibanderol Rp10 ribu.

Riri (31), salah seorang pelanggan mengungkapkan bahwa sate ini terbilang unik dan beda dari yang lain.

“Saya sudah menjadi pelanggan dari tahun 2020 yang mana sate ini mempunyai rasa berbeda dari sate yang lainnya, apalagi harga yang murah dan rasanya yang begitu enak,” jelasnya.

Diketahui bahwa enam outlet Sate Mega ini berada di Simpang Kalumpang, Jalan Bhayangkara, Perumahan Singgalang dan tiga outlet-nya berada di Pasar Lubuk Buaya. Jika ingin mencoba gurihnya Sate Mega, silahkan kunjungi outlet nya, dijamin akan ketagihan. (Mizwa / Charlie)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Kelompok 18 STAIN Madina KKN di Desa Gonting Julu Kab.Padang Lawas

    GONTING JULU(Malintangpos Online): Sebanyak 10 Orang Mahasiswa STAIN Mandailing Natal yang tergabung dalam Kelompok 18, sejak 02 Juli – 20 Agustus 2026 mendatang, melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa…

    Read more

    Continue reading
    Dua Paskibraka Sumut Asal Madina di Motivasi Wakil Bupati

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution memberikan nasihat dan motivasi kepada Alif Adha dan Syarif Ahmad Lubis, dua anggota Paskibaraka Provinsi Sumatera Utara yang terpilih…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses