Satlantas Polres Madina Gelar Patroli Peduli Perut Lapar

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Kapolres Mandailing Natal, AKBP H.M Reza Chairul Akbar Sidik, S.IK., S.H., M.H menggagas program Polisi Penolong di wilayah hukumnya.

“Polisi penolong itu merupakan atensi dari bapak Kapolri dan Kapolda yang harus kita laksanakan”. Ungkap Kapolres Madina AKBP HM.Reza Chairul Akbar Siddiq,S.IK.SH.MH,Kamis, (26/1).

Menurutnya, semua Satfung/Unit yang ada di Polres Mandailing Natal, harus bisa menolong.

“Lantas harus nolong, Samapta harus nolong, Reserse harus nolong, Intel harus nolong”, pungkas Perwira Melati Dua itu

Sebagai wujud dari program Polisi Penolong, Sat Lantas Polres Mandailing Natal menggelar aksi kemanusiaan yang diberi nama ” Patroli Perut Lapar ”

Lokasi yang disasar antara lain seputaran pusat kota Panyabungan Jln. Willem Iskander Komplek Madina Square sampai ke Dalan Lidang Kec. Panyabungan.

Pada kesempatan kali ini, Kasat Lantas dan Personil Lantas melaksanakan program polisi penolong dengan tema “peduli perut lapar” dengan sasaran Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) dan Pengemis.

“sesuai Perintah Bapak Kapolres, hari ini kita melaksanakan kegiatan Program Polisi Penolong dengan Tema Peduli Perut Lapar, adapun sasaran kita hari ini adalah ODGJ dan Pengemis di lokasi Madina Square pasar lama dan Dalan Lidang”. Ucap AKP Syamsul Arifin, S.E., M.Si

Diakhir kegiatan Kasat Lantas Polres Mandailing Natal berharap semoga dengan program dan kegiatan ini, dapat membantu meringankan beban masyarakat demi terwujudnya Polri yang presisi ditengah-tengah masyarakat.(Humas/Dita/Izal)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan, Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi

    JAKARTA(Malintangpos Online):Mendirikan perusahaan pers dalam berbagai platform, termasuk media siber adalah hak asasi manusia yang lindungi oleh PBB dan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang…

    Read more

    Continue reading
    ” Pers Kontekstual “

    Kalau lembaga pers tidak ada, apakah langit akan runtuh? Ya, kalau itu sebelum era medsos. Sekarang? Siapa peduli. Selama konten berita hanya berorientasi update informasi, semua ada di medsos. Upadate-nya…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses