Satma AMPI Madina Apresiasi Langkah Tegas Kapolda Sumut, Dorong TN Batang Gadis dan Madina Bersih PETI

Bendahara SATMA AMPI Madina, Muhammad Saleh/Dokumen

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Satuan Mahasiswa AMPI Kabupaten Mandailing Natal (Satma AMPI Madina) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Sumatera Utara, beserta jajaran atas langkah cepat, tegas, dan terukur dalam operasi penindakan Tambang Emas Ilegal di perbatasan Mandailing Natal–Tapanuli Selatan.

Bendahara Satma AMPI Madina, Muhammad Saleh, menilai penyitaan 12 unit ekskavator oleh tim gabungan Ditkrimsus dan Satuan Brimob Polda Sumut merupakan bukti nyata bahwa negara hadir dan serius menindak kejahatan lingkungan.

“Kami mengapresiasi Kapolda Sumut dan jajaran yang merespons cepat laporan masyarakat. Ini menunjukkan komitmen kuat Polri dalam memberantas PETI dan mafia tambang. Tindakan ini harus dijaga konsistensinya,” tegas Muhammad Saleh, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, kawasan perbatasan Madina–Tapsel selama ini kerap dijadikan “area abu-abu” oleh jaringan PETI untuk mengelabui pengawasan.

Karena itu, operasi terpadu lintas wilayah menjadi kunci memutus mata rantai tambang emas ilegal, termasuk aliran alat berat

Satma AMPI Madina juga mendorong agar langkah tegas ini diperluas hingga ke kawasan rawan lainnya, khususnya wilayah Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) dan hutan lindung di Mandailing Natal.

“TN Batang Gadis adalah kawasan konservasi yang wajib steril dari alat berat dan PETI. Penegakan hukum harus menjamin TNBG tetap aman dan Madina bersih dari PETI,” ujar Saleh.

Lebih lanjut, Satma AMPI Madina meminta aparat tidak berhenti pada penertiban lapangan semata, tetapi juga menelusuri aktor intelektual, pemodal, penadah emas ilegal, serta dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menopang jaringan PETI.

“Kalau mau tuntas, kejar sampai ke hulu dan hilirnya: pemodal, penadah, hingga alur keuangannya,” tambahnya.

Satma AMPI Madina menyatakan siap mendukung penuh aparat penegak hukum melalui kontrol sosial, pengawasan partisipatif, serta pelaporan warga.

“Kami ingin Madina jadi daerah yang aman dari PETI, TN Batang Gadis terlindungi, dan hukum benar-benar berdiri tegak tanpa pandang bulu,” pungkas Muhammad Saleh(Isk)

Admin : Iskandar Hasibuan.SE.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pemkab Madina Pastikan Stok Bapok dan BBM Cukup Selama Idulfitri

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memastikan ketersediaan bahan pokok (bapok) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama Idulfitri 1447 Hijriah tercukupi sehingga masyarakat tidak perlu panik yang berujung…

    Read more

    Continue reading
    Hancurkan Aset Daerah, Kades Jambur Baru Batang Natal Terancam Pidana

    BATANG NATAL(Malintangpos Online): Kepala desa Jambur Baru di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Riswan Haedy diduga kuat melakukan perusakan bangunan yang dibangun oleh Pemerintah Daerah tahun 2021 lalu.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses