
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM), Ketua DPC.PDIP Kab.Madina Iskandar Hasibuan,SE, Aktivis Sosial di Bumi Gordang Sambilan,mengharapkan kepada Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) dan jajaran Polres Madina, dalam melakukan Razia Pekat untuk dapat bertindak tegas dan jangan tebang pilih.
“ Kita minta kepada Satpol PP dan Polisi dalam melaksanakan operasi pekat selama bulan Ramadan untuk bertindak tegas dan jangan pilih kasih dalam melakukan razia yang telah banyak meresahkan akhir-akhir ini diwilayah Mandailing Natal,”ujar Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisah kepada Malintangpos Online, Kamis malam(01-06) di Jalan Lintas Timur Panyabungan.
Dikatakannya, salut buat Kasat Pol PP Madina serta Kapolres Madina yang telah banyak merazia tempat-tempat hiburan malam maupun Café dan Hotel dan berhasil merazia beberapa wanita yang sempat salah seorang terkena razia sempat menghina profesi wartawan dan melakukan pengancaman,sehingga wartawan melaporkannya ke polisi.
Rabu malam(31-05) jajaran Polres Madina yang terbagi dalam dau(2) Tim juga berhasil mengamnakan penjaga Lopo Tuak dan pasangan bukan suami istri dari salah satu hotel di Kota Panyabungan dan diamankan di Mapolres Madina guna untuk pembinaan.
Ketua DPC.PDIP Kab.Madina Iskandar Hasibuan,kepada Wartawan di Kota Panyabungan, sangat berharap kepada Kasat Pol PP dan Kapolres Madina untuk melakukan operasi Pekat setiap malamnya agar semua keresahaan masyarakat yang telah lama dituntut masyarakat dapat terwujud.
“ Jangan tebang pilih, jangan angat-angat taik ayam, tetapi libas dan razia semua agar tidak ada lagi pengaduan masyarakat, kalau hanya tebang pilih sama saja untuk memancing amarah masyarakat di Kota Panyabungan,” kata Iskandar Hasibuan.
Bagaimana dengan pemilik akun Facebook..? kita harapkan kepada Kapolres Madina untuk segera melakukan pengusutan, masalah ini akan kita ikuti terus perkembangannya, sebab telah merusak lembaga profesi wartawan, ujar Iskandar Hasibuan yang sudah malang melintang menjadi Wartawan itu.
Selain itu, kasus penghinaan Wartawan itu bermula dari Razia yang dilakukan Satpol PP Madina dan kita minta kepada Kasat Pol PP Madina, jangan diam dan membisu dalam masalah yang telah diadukan wartawan.
“Kita minta Satpol PP segera melanjutkan kegiatannya melakukan razia pekat selama bulan Ramadan, jangan hanya sekali atau hangat-hangat taik ayam, razia semua setiap yang berbau penyakit masyarakat, itu baru paten namanya,” ujar Iskandar Hasibuan.(Red).
Admin : Dina Sukandar Hasibuan,A.Md






