Sekwan ” Bungkam ” Atap Gedung DPRD Madina Dua Warna

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Mungkin karena Dana APBD Tahun 2025, tidak ada, atap Gedung DPRD Mandailing Natal, sebelah Selatan, menjadi Dua(2) warna dan menjadi bahan tertawaan bagi warga yang melihat.

” Mungkin Sekretaris Dewan Afrizal, mungkin tidak pernah lewat dari arah Selatan Gedung DPRD,sehingga atap Gedung jadi Dua(2) warna,” Ujar sejumlah Wartawan yang biasa mangkal di Kantin Lena Komplek Perkantoran Bukit Payaloting Panyabungan,Rabu(22/10) sore.

Kata sejumlah Wartawan, nggak mungkin APBD Madina Tahun 2025 tidak ada, meskipun saat ini Efesiensi anggaran, kalau untuk mencat atap gedung yg hanya sedikit itu.

Sekretaris DPRD Madina Afrizal yang dikonfirmasi, Via WhatsApp nya, Rabu(22/10) sore, lebih memilih Bungkam, karena hingga berita ini tayangkan belum memberikan jawaban.

Dan sejumlah anggota DPRD Madina yang sempat di konfirmasi Wartawan, juga sama dengan Sekwan, memilih Bungkam daripada membalas Konfirmasi Wartawan melalui yg disampaikan melalui WhatsApp masing – masing ( Isk)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Lanjutkan Penyaluran Bantuan Erupsi Sinabung, PDI Perjuangan Sumut Jalankan Instruksi Megawati: “Kader Harus Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat”*

    KARO(Malintangpos Online): Wajah-wajah lelah warga Desa Suka Tengah (Kutatengah) yang terpaksa mengungsi di Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran, tak dapat menyembunyikan keletihan mereka. Namun di tengah kepasrahan dan perjuangan bertahan…

    Read more

    Continue reading
    TIGA VONIS BEBAS, SATU JANJI BANDING

    Ujian Berikutnya bagi Pemberantasan Korupsi di Madina adalah upaya banding dari Kejari Madina. Ada sesuatu yang menarik sedang terjadi dalam penegakan hukum di Mandailing Natal. Bukan satu terdakwa.Bukan satu perkara.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses