Simulasi UNBK SMP di Kota P.Sidimpuan Pelaksanaan UNBK di khawatirkan terkendala Pemadaman Listrik

Simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer di SMP Negeri 2 P.Sidimpuan Senin (27/2)

P.SIDIMPUAN(Malintangpos Online):Pelaksanaan Ujian Nasonal Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP/Mts sederajat tinggal dua bulan lagi. Berbagai persiapan pun dilakukan pihak sekolah agar tidak terjadi masalah ketika UNBK berlangsung awal Mei mendatang. Salah satunya adalah dengan menggelar simulasi serentak Senin-Selasa (27-28/2)

Kepala SMP N 2 P.Sidimpuan, Drs.H.Zainal Abidin Tambunan Kepada Malintang Pos mengatakan sebanyak 303 siswa di sekolahnya, telah siap melaksanakan UNBK Mei mendatang. Hasil sementara dari simulasi pelaksanaan UNBK selama 2 hari tidak ditemui kendala yang berarti.

” Simulasi ini dibagi tiga shift, jumlah siswa yang ikut UNBK 303 siswa. Sementara tidak terjadi masalah dan bisa berjalan lancar,” katanya

Menurut  Zainal Abidin, terkait sarana dan prasarana yang ada di sekolahnya tidak terkendala. Pasalnya pihak sekolah nanti menggunakan 3 lab komputer dan 4 buah server. Namun masalah yang paling ditakutkan malah datang dari eksternal, yakni pemadaman listrik.

” Kalau sarana dan prasarana saya rasa hampir semua sekolah sudah siap, yang ditakutkan adalah jika terjadi pemadaman listrik saat pelaksanaan UNBK,” tuturnya.

Pihaknya mengaku, untuk mengantisipasi pemadaman listrik, pihak sekolah berencana akan menyewa genset. Pasalnya SMP N 2 P.Sidimpuan, belum memiliki genset karena terganjal biaya yang cukup mahal. Karena biaya yang cukup tinggi, dirinya berharap saat UNBK berlangsung tidak terjadi pemadaman listrik.

Hal senada juga di sampaikan Kepala SMP Negeri 1 P.Sidimpuan Drs.Ibnu Hajar,M.Pd kepada Malintang Pos bahwa hingga hari kedua Simulasi UNBK di sekolah tersebut tidak ada kendala.

” Yang kita takutkan adalah terjadi pemadaman listrik nantinya, namun kita akan antisipasi bila terjadi pemadaman, kita akan sewa genset. Sekolah belum punya  genset dengan kapasitas besar. Sekolah belum bisa beli itu karena terganjal biaya,” ucap Ibnu.

Untuk melaksanakan UNBK tahun ini, pihak sekolah SMP Negeri 1 mempersiapkan sekitar 130 unit komputer bagi siswanya. Di jelaskannya bahwa peserta UNBK di sekolah ini sebanyak 410 orang yang terdiri 379 siswa SMP N 1 dan memfasilitasi 31 siswa dari SMP Swasta Perguruan Rakyat yang menginduk dalam pelaksanaan UNBK nanti.

Ibnu Hajar yang di dampingi pengawas sekolah Fernanda Nasution S.Pd dari Dinas Pendidikan dan beberapa orang guru SMP Perguruan Rakyat lebih jauh menjelaskan bahwa saat ini sudah tersedia 4 server dan masing masing ruangan tersedia 3 unit komputer cadangan yag sudah terkoneksi secara LAN.

Untuk kelancaran UNBK nantinya tiap ruangan akan di isi 32 siswa peserta saja meski peraturan memperbolehkan 40 peserta, papar Ibnu.  Dari pantauan lapangan, terlihat bahwa siswa yang mengikuti simulasi ini tidak canggung dalam mengoperasikan komputer, sepertinya siswa sudah terbiasa berhadapan dengan tuts dan layar komputer.(ANS)

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.