
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah Mendesak Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal, untuk segera Membentuk Tim Pencari Fakta atas ditemukannya siswa Kelas II SD Negeri di Kec.Bukit Malintang, Gantung Diri di pohon Jeruk, Kamis(01/10) yang lewat ini.
Kenapa..? Karena siswa SDN tersebut ditemukan kondisi meninggal tergantung dipohon jeruk dan berpakaian seragam sekolah dan waktunya juga jam belajar ditemukan antara pukul 10.00 – 11.00 Wib.
” Saya pikir nggak salah yang saya sampaikan, waktu ditemukan jam belajar, artinya harusnya siswa itu belajar, makanya kita mulai dari Sekolahnya, tentu Kadis Pendidikan Mandailing Natal, punya kewenangan,” Ujar Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah, Jumat Malam(02/10) di Pasar Panyabungan.
Kata Khairunnisyah, atau kasus yang sangat Viral tersebut kita biarkan dan mengatakan itulah takdir anak tersebut, separah itukah pejabat kita sekarang ini.
Aktivis Sosial Sumut, Muhammad Yudisyah.SH kepada Wartawan Via selular dari Medan, Jumat malam(02/10) sangat mendukung LSM.Merpati Putih Tabagsel agar Kadis Pendidikan Madina,dr.Muhammad Faizal Situmorang membentuk Tim Pencari Fakta ( TPF) ditemukannya siswa Kelas II Gantung diri di Bukit Malintang.
“Ini penting untuk mencari fakta yang sebenarnya, kita tidak ingin peristiwa Gantung diri anak usia 8 tahun tersebut menjadi trauma bagi anak didik di Mandailing Natal,” katanya.
Kalau memang meninggalnya siswa SD Kelas II tersebut murni Gantung diri sangat tidak mungkin, pasti anak seusia korban ada yang menyebabkannya, makanya sangat perlu membentuk TPF.
Dikatakanya, TPF tersebut nantinya akan bertugas menggali kronologi kejadian, menghimpun keterangan saksi, menilai respons pihak sekolah, serta mengidentifikasi faktor penyebab yang berpotensi memicu terjadinya Gantung Diri.(Isk)
Admin : Iskandar Hasibuan.SE.
.








