Siswa SMAN 2 Plus Panyabungan Iringi Pemakaman TIA Yang Meninggal Tabrakan Dengan Mobil Polisi

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Ratusan Warga dan siswa dari berbagai SMA di Mandailing Natal, tumpah ruah dan banyak diantara pelayat Menangis mengiringi kepergian F.A.K. alias Tia (17), siswi kelas 3 SMA Negeri 2 Plus Panyabungan, yang Meninggal dalam kecelakaan tragis melibatkan ” Mobil Dinas Kapolres ”

Sejak pagi, rumah duka dipenuhi pelajar berseragam sekolah diantaranya Siswa/i SMA Negeri Plus 2 Panyanungan, mereka berdiri berjejer di sepanjang jalan desa, sebagian membawa bunga, sebagian lagi menunduk sambil menyeka air mata.

Wartawan yang langsung di Rumah Duka, melaporkan Tangisan para pelajar ini pecah saat jenazah Almarhumah TIA diangkat dari rumah menuju Masjid Parbangunan untuk disalatkan.

Ayah korban juga terlihat menangis tak kuasa ketika peti jenazah mulai diangkat menuju Masjid, ayah Tia juga sesekali memanggil nama sang anak dan membuat pelayat meneteskan airmata.

Keluarga dekat ikut tersedu, tak kuasa menerima kenyataan bahwa gadis periang itu kini hanya tinggal kenangan.

Kapolres Madina bersama sejumlah perwira ikut hadir di rumah duka, menyampaikan belasungkawa, dan ikut mengantarkan jenazah hingga ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Parbangunan.

Mobil yg Tabrakan dengan Honda Siswi SMAN 2 Plus Panyabungan,Minggu(24/08)

Kepergian Tia tak hanya meninggalkan luka bagi keluarga, tetapi juga bagi teman-teman sekolahnya yang mengenal dirinya sebagai sosok yang ramah, cerdas, dan penuh semangat.

“Dia selalu tersenyum, orangnya mudah bergaul nggak pernah marah. Sulit percaya dia pergi secepat ini,” ungkap ALW salah satu sahabat korban.

Di antara tangisan dan doa, Tia dimakamkan siang ini, papan bunga pun terlihat berjejer di sepanjang jalan menuju rumah duka dan terlihat pelajar dan guru ,serta keluarga terus berdatangan ( Ded/Isk)

 

admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Tumpukan Sampah Saja 27 Tahun Nggak Beres, Apalagi Tertibkan PETI di Mandailing Natal, Pasti Percuma & Buang Waktu (2)

    Membicarakan PETI( Pertambangan Emas Tanpa Izin) sama artinya membicarakan ribuan jiwa warga di Mandailing Natal, yang menggantungkan hidupnya di Petambangan Emas tersebut. Padahal, kita tau bersama bahwa Surat Bupati, sudah…

    Read more

    Continue reading
    Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

    JATINANGOR(Malintangpos Online): Kepemimpinan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menganugerahkan Kartika Pamong Praja Madya kepada Gubernur Mahyeldi sebagai bentuk…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses