Siswi SMAN 2 Plus Panyabungan Meninggal Usai Tabrakan Dengan Mobil Diduga Dikemudikan Polisi

Mobil yg Tabrakan dengan Honda Siswi SMAN 2 Plus Panyabungan,Minggu(24/08)

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Innalillahi Wainnalillahi Rojiun,” Ucapan itulah yang disampaikan warga yg menyaksikan terjadinya Kecelakaan maut di Jalan Nasional,sekitar Hotel Rindang Kel.Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Minggu (24/8) siang.

Seorang siswi kelas 3 SMA Negeri 2 Plus Panyabungan, F.A.K Harahap alias Tia,Naik Honda/ Sepeda Motar, meninggal dunia setelah Tabrakan dengan minibus Mitsubishi Pajero bernomor polisi BB 814 RR yang diduga dikemudikan ajudan Kapolres Madina.

Sahabat korban, ALW, mengaku terkejut saat menerima kabar duka tersebut.

“Saya dikabari sudah meninggal. Infonya tabrakan adu kambing dengan mobil yang dibawa ajudan polisi. Iya, benar korban itu teman saya,” ungkapnya kepada wartawan. ketika dihubungi.

Jenazah Tia kini disemayamkan di rumah duka di Desa Parbangunan Aek Godang, disambut isak tangis keluarga dan kerabat.

Menurut ALW, insiden bermula ketika korban tengah pulang jogging dari Stadion Madina menuju rumahnya.

Di perjalanan, mobil yang disebut milik pejabat kepolisian itu terlibat tabrakan adu kambing dengan korban hingga menyebabkan nyawanya tak terselamatkan.

Kasat Lantas Polres Madina,Iptu Abdul Anwar Ujung,SH, membenarkan adanya Tabrakan di Jalan Nasional sekitar Rindang Hotel Kel.Dalan Lidang Panyabungan.

” Ada pak, Kami masih di rumah duka,
Nanti konfirmasi ke Kasi Humas,” Ujar Kasat Lantas Polres Madina, Iptu Abdul Anwar Ujung,SH,Via WhatsApp,Minggu(24/08).

Sedangkan, Kasihumas Polres Madina, Iptu Bagus Seto,SH, yang dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa Lakalantas.

”  Ijin bg, nanti kami konfirmasi, Sedang takjiah bersama Kapolres dan para PJU dirumah duka. Abis fardhu kifayah nanti kami berikan info,” tulis Humas Polres Madina, Iptu Bagus Seto,SH,Via WhatsApp ke Redaksi ketika dihubungi

“ untuk info lengkap masih menunggu data dari Satlantas Polres Madina,” ujarnya singkat. Minggu (25/8) malam.( DV/Red/Isk)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Tumpukan Sampah Saja 27 Tahun Nggak Beres, Apalagi Tertibkan PETI di Mandailing Natal, Pasti Percuma & Buang Waktu (2)

    Membicarakan PETI( Pertambangan Emas Tanpa Izin) sama artinya membicarakan ribuan jiwa warga di Mandailing Natal, yang menggantungkan hidupnya di Petambangan Emas tersebut. Padahal, kita tau bersama bahwa Surat Bupati, sudah…

    Read more

    Continue reading
    Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

    JATINANGOR(Malintangpos Online): Kepemimpinan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menganugerahkan Kartika Pamong Praja Madya kepada Gubernur Mahyeldi sebagai bentuk…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses