SMSI Minta Bupati Koreksi Diskominfo ” Kotak-Kotak Wartawan ” Mandailing Natal

PANYABUNGAN(Malintangpoa Online):Dalam menyikapi situasi dan kondisi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dampak dari kerusuhan yang diakibatkan adanya pihak-pihak yang memprovokasi aksi damai mahasiswa diberbagai penjuru Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, menggelar forum silaturahmi dibungkus dalam agenda “Coffee Morning”, Selasa (02/09).

Acara Coffee Morning ini mengambil tempat di Pujasera Lia Garden Kelurahan Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan, yang dihadiri Bupati Madina H Saipullah Nasution, Ketua DPRD H Erwin Efendi Lubis SH, Kapolres Madina AKBP Arie Sopandi Paloh SH SIK, Dandim 0212/TS Letkol Arm Delli Yudha Nurcahyo, S.S., M.M., Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Kepala BNNK Madina dan sejumlah Pemuka Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Pemuda dan Ormawa dan Pers.

Bupati Madina H Saipullah Nasution memaparkan bahwa akibat dari dampak kerusuhan dan stabilitas politik di Indonesia sangat berdampak kepada perputaran ekonomi, dimana nilai tukar Rupiah ke Dollar Amerika (US) anjlok ke kisaran Rp 16.500 per Satu Dollar US. yang tentunya menyebabkan semakin parahnya ekonomi Indonesia.

“Dari dampak kerusuhan yang terjadi dapat kita lihat bersama nilai tukar Dollar semakin anjlok kekisaran Rp 16.500,- Per Dollar, sehingga berdampak kebeberapa produk kebutuhan pokok yang Kita harus impor” ungkapnya.

Pada kesempatan dialog dalam forum coffee morning ini, Pengurus SMSI Madina yang diwakili M Syawaluddin dari Media Metro7News.com menyampaikan agar semua masyarakat pandai menyaring informasi yang beredar di media sosial, dan dapat membedakan mana media sosial dan media pers resmi yang berbadan hukum serta dapat dipertanggung jawabkan isi beritanya.

“Masyarakat harus mulai diberikan pemahaman perbedaan media sosial dan media pers resmi yang berbadan hukum, serta dapat memilah berita yang dapat dipertanggung jawabkan” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, M Syawaluddin juga meminta Bupati Madina segera mengkoreksi Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) khususnya Bidang Pengolahan Data dan Informasi yang menerapkan pengkotak – kotakan Wartawan di Kabupaten Mandailing Natal.

“Diminta Kepada Bupati Madina untuk mengkoreksi Diskominfo khususnya Bidang Pengolahan Data dan Informasi yang telah menerapkan pengkotak – kotakan Wartawan, sebagai mana sudah terjadi” Tegas Wakil Ketua SMSI Madina M Syawaluddin, Selasa (02/09)( SW/Red).

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Tumpukan Sampah Saja 27 Tahun Nggak Beres, Apalagi Tertibkan PETI di Mandailing Natal, Pasti Percuma & Buang Waktu (2)

    Membicarakan PETI( Pertambangan Emas Tanpa Izin) sama artinya membicarakan ribuan jiwa warga di Mandailing Natal, yang menggantungkan hidupnya di Petambangan Emas tersebut. Padahal, kita tau bersama bahwa Surat Bupati, sudah…

    Read more

    Continue reading
    Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

    JATINANGOR(Malintangpos Online): Kepemimpinan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menganugerahkan Kartika Pamong Praja Madya kepada Gubernur Mahyeldi sebagai bentuk…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses