
JAKARTA(Malintangpos Online): Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah, mendesak Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK) Segera turun ke Mandailing Natal, melakukan penyelidikan soal Pelaksanaan Dana Desa (DD) Tahun 2022 yang saat ini Viral di tengah -tengah masyarakat disebabkan banyaknya program yang dititipkan oleh pihak mengaku suruhan pejabat.
” Kalau benar Dana Desa Tahun 2022 di Mandailing Natal, penggunaan anggarannya diluar APBDes, sudah jelas indikasi Korupsi ada didalamnya,” Ujar Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah, Senin (6/6) di Halaman Kantor KPK di Jakarta, saat mengantar surat Pengaduan.

Kata dia, DPRD juga diharapkan segera jemput bola tentang program DD Tahun 2022 di 377 Desa yang ada di 23 Kecamatan se Mandailing Natal.
Kenapa..? Tidak perlu ada pengaduan Kades, karena Kades sudah pasti ” Tidak Berani ” melawan suruhan yang mempunyai program, karena oknum yang bawa program sudah pasti menjual nama pejabat ataupun menjual nama Aparat Penegak Hukum.
” Kades mengadu tidak berani, sebab 377 Kades dipastikan ada yang pro dan kontra, sehingga menunggu Surat Pengaduan tidak mungkin,” ujarnya.

Secara terpisah, Sekretaris Genta Madina Chandra Siregar juga di Jakarta, soal program Titipan Kegiatan Pengadaan agar dibiayai dengan Dana Desa Tahun 2022 di 377 Desa sebaiknya DPRD Memanggil Kades setiap Kecamatan minimal 3-5 orang Kades untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) Soal Program DD diluar APBDes.
Disamping itu, DPRD juga harus memanggil 23 Camat, Kadis PMD, serta Bupati/Wakil Bupati, agar jelas semua siapa sebenarnya oknum -oknum yang memasukkan Program Pengadaan diluar APBDes tahun 2022.
Mungkinkah DPRD Madina mau memanggil Kades,Camat dan Kadis PMD..? Tanya Wartawan ” kenapa tidak, masing – masing Dapil ada DPRD dan agar Kades jangan terjebak hukum, DPRD harus bantu untuk membatalkan program Titipan di Dana Desa Tahun 2022,” ujarnya.

” Kapan lagi DPRD Madina, menunjukkan kemampuannya agar 377 Kepala Desa nanti tidak tersandung hukum dalam pelaksanaan Dana Desa Tahun 2022,” katanya dengan lantang ( Edi/Rin/Red)
Admin : Iskandar Hasibuan.








