Soal DD Tahun 2024, Kades Harusnya Lapor Kepada Bupati Madina

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Mantan Ketua Komisi 1 DPRD ( 2009-2014) Kab.Madina Iskandar Hasibuan, mengutarakan Kades itu dipilih rakyatnya, bukan ditempatkan Bupati, harusnya jika ada oknum – oknum yang memaksa Kades, segera lapor ke Bupati.

Caranya..? Kades ada Asosiasi, melalui Asosiasi itulah dibuat Laporan /Pengaduan ke Bupati dan DPRD Mandailing Natal, karena Otonomi Desa itu ada, bukan oto kami di Desa.

Demikian hal itu disampaikan oleh Iskandar Hasibuan yang Mantan Ketua Komisi 1 DPRD Madina itu, dalam suatu diskusi dengan sejumlah Kades di Rindang Hotel Panyabungan,Kamis(23/5), sekitar Program yg dipaksakan di APBDes Tahun 2024.

Saya mau tanya, Kades dipilih siapa..? Rakyatnya, kok takut sama Oknum – oknum mengaku dekat dan diperintah oleh Aparat Penegak Hukum untuk memaksakan agar programnya dimasukkan di APBDes Tahun 2024.

Makanya, Kades yg sudah Bimtek dengan memakai biaya dari Dana Desa(DD) pahami dan tanyakan,serta ajak warganya melawan yang tidak baik.

Jika nggak dimasukkan Program titipan tersebut tidak diposting oleh pihak Dinas PMD Madina ..? Ujar Kades waktu Diskusi tersebut ” Waduhhhh, jika ucapan Kades adalah benar, berarti yg membuat persoalan tersebut adalah pihak Dinas PMD,” Ujar Iskandar Hasibuan sambil geleng kepala.

” Ayo kita seluruh Kades, sama – sama Melaporkan oknum – oknum yang menjual Aparat Penegak Hukum dan mengaku dekat dengan Bupati/Wakil Bupati, saya di depan melaporkannya, kita ke Polda Sumut, bila perlu ke Kapolri di Jakarta,” ujar Iskandar Hasibuan dan wajah sejumlah Kades terlihat gelisah.

Terahir, ujar Iskandar, jika Kades ngak berani angkat bicara soal Program titipan yg dipaksakan di APBDes Tahun 2024 ini, siap – siaplah Kades masuk Penjara, sebab di Musyawarah Desa tidak ada dicantumkan.

Yakinlah, bahwa BPKP sampai saat ini tidak mau di Suap, temuan BPKP nantinya menjadi TGR dan Kades tidak mampu mengembalikannya, maka Inspektorat atas nama Bupati akan melimpahkan temuan tersebut ke Kejaksaan dan yg rugi adalah Kades juga. ( Aris/Red)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

 

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.