Soal Guru PPPK, IMA Madina Padang Desak Bupati Laksanakan Rekomendasi DPRD

PADANG(Malintangpos Online): Ketua Umum IMA Madina Padang Musawir Al Gani Batubara, mendesak Bupati, agar segera melaksanakan Rekomendasi DPRD yang dibuat usai Rapat Dengar Pendapat(RDP) antara Guru, OPD dan DPRD.

“Menyikapi Gejolak yang terjadi sekarang di Kabupaten Mandailing Natal. Saya Meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala BKPSDM agar dicopot dari jabatannya,” Ujar Ketua IMA Madina Padang Musawir Al.Gani Batubara,Jumat Sore(29/12) Via WhatsApp Ke – Redaksi Media PT.Malintang Pos Group.

Kenapa Dicopot..? Dalam RDP Terungkap ketidak profesionalan dan indikasi terjadinya praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotime (KKN) sesuai hasil Rekomendasi DPRD Kabupaten Mandailing Natal.

” Ironis mendengar cerita dari beberapa Orang Guru tercederai dalam upaya memenuhi target pemenuhan 1 juta guru Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Madina.” Ujarnya lagi..

Kata dia, Bagaimanapun juga nilai SKTT harus dikembalikan ke nilai CAT BKN, agar ril dan tidak ada gejolak lagi( Rel/WhatsApp)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Mahasiswa UIN Suska Kritik Kewajiban Tes NAPZA Dinilai Memberatkan

    PEKANBARU(Malintangpos Online):  Kebijakan UIN Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau yang mewajibkan mahasiswa baru mengikuti Tes NAPZA( Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif ) dengan biaya mandiri menuai kritik. Kebijakan ini…

    Read more

    Continue reading
    Bupati Madina Jadi Pembicara Utama Diskusi Panel di UMA

    MEDAN(Malintangpos Onlinr): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution didaulat sebagai pembicara utama dalam panel diskusi bertajuk Pengembangan Wilayah Berbasis Komoditas Unggulan: Integrasi Perkebunan Presisi dan Manajemen Rantai Pasok Pisang…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses