
MEDAN(Malintangpos Online): Tiga Tokoh Marga Hasibuan yang berasal dari Dusun Hutanamale Julu Desa Hutanamale Kecamatan Puncak Sorik Marapi, mendesak Bupati/Wakil Bupati dan 40 Anggota DPRD Mandailing Natal, untuk segera Mengalokasikan Anggaran APBD ( Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Tahun 2027, untuk meningkatan Jalan Sentera Produksi Pertanian sepanjang 3 Km di daerah tersebut, Kamis(17/09) di Medan.
Ketiga Tokoh Marga Hasibuan tersebut adalah Mantan Wakapolres Madina,AKBP(Purn) Nurhakim Hasibuan, Zainal Abidin Hasibuan SH, M.Ripai Hasibuan,ST yang membicarakan ketertinggalan peningkatan jalan kewilayah Sentera Produksi Pertanian.
Mantan Wakapolres Madina,AKBP(Purn) Nurhakim Hasibuan, mengutarakan Kaum tani dipedesaan hingga kini dinilai kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah.
Karena itu, untuk Menyikapi permasalahan itu, kita dari Putra Daerah sangat berharap kepada Bupati/Wakil Bupati dan Anggota DPRD Mandailing Natal, agar turun melihat dari dekat keluhan masyarakat tersebut.
” Pemerintah perlu meningkatkan tarat hidup masyarakat, melalui model kebijakan pembangunan infrastruktur khususnya dalam mendukung pengembangan kawasan agropolitan,” Ujar Mantan Wakapolres Madina yang sekarang tinggal di Medan.
Pasalnya, program yang dicanangkan pemerintah harus menyentuh lapisan masyarakat paling bawah khususnya kaum tani di pedesaan, yang kerap kali kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah, ujar Zainal Abidin Hasibuan.SH menimpali ucapan Mantan Wakapolres Mandailing Natal itu.
Kata Zainal Abidin, seharusnya Program ini harus digulirkan hingga lapisan bawah sehingga manfaatnya juga dirasakan masyarakat hingga ke wilayah Kecamatan Puncak Sorik Marapi.
Ditegaskannya, bila jalan usaha tani, jalan sentra produksi sampai ke Desa -Desa seperti Desa Hutanamale, maka hasil pertanian akan baik.
” Tentu Ini berarti prestasi, karya nyata dari instansi teknis PUPR, untuk kesejahteran masyarakat petani,” Ujarnya.
Sehingga, infrastruktur PUPR, bisa membantu bukan hanya untuk masyarakat dari lapisan menengah, atas saja melainkan lapisan paling bawah juga tersentuh,katanya lagi.
Lain lagi ucapan, M.Ripai Hasibuan,ST, bahwa persoalan Jalan Sentera Produksi Pertanian ke Dusun Hutanamale Julu, awalnya di Gotong Royongkan masyarakat Desa Hutanamale dan warga sekitar.
Sekarang, sudah bisa dilewati Kenderaan Roda Empat, hanya saja belum di aspal Hotmix, masih batu kali yang disusun dengan cara gotong royong.
” Kami terus pantau perkembangan jalan pertanian masyarakat itu dan sangat yakin dengan Bupati Madina dan Ketua DPRD Madina, bakal mengalokasikan APBD Tahun 2027 untuk peningkatan jalan yg 3 Km tersebut,” ujar M.Ripai Hasibuan,ST( Dita/ Isk)
Admin : Iskandar Hasibuan.








