Soal Jembatan Gantung, Efesiensi Anggaran Tidak Alasan, Harusnya Pemda dan DPRD Madina Mencari Solusi

KOTANOPAN( Malintangpos Online): Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah dan Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut H.Aswin Parinduri.SH, Mengaku tidak sepakat dengan Plt.Kadis PUPR Madina Elpi Yanti.Harahap, soal Titi Gantung di Kotanopan, yg sudah di anggarkan di tahun 2025

” tapi anggaran tersebut terganjal akibat Efisiensi anggaran Peraturan Presiden No 2 Tahun 2025, sehingga Gagal dibangun Tahun Anggaran 2025 ini,” Ujar Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah,Senin(24/2) Via selular dari Medan ketika dihubungi Redaksi.

Kata Khairunnisyah, dirinya pernah membaca berita Online ketika Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut H.Aswin Parinduri.SH,Reses Perdana di Kotanopan, bahwa Ketua DPD.Golkar Madina itu hanya minta Perjuangan Lima (5) Kades dan Pemda Madina, agar Membebaskan Lokasi Pertapakan Jembatan agar dibangun Parmanen.

” Sayangnya 5 Kades daerah itu mungkin tidak mampu membebaskan lokasi Jembatan, apalagi Camatnya pasti ngak mampu, Wakil Bupati Madina saja warga Kotanopan, ngak mampu juga mungkin,” ujarnya.

Atau bisa jadi, Wakil Bupati mungkin sudah yakin dengan Penjelasan Plt.Kadis PUPR, bahwa TA 2025 dibangun, tapi naas ada Efesiensi Anggaran, jadi Gagal,” ujar Khairunnisyah lagi.

” Silakan Tanya Ketua H.Aswin Parinduri.SH, Lebih detailnya, bukan APBD Madina saja yg bisa membangun itu, APBD Sumut dan APBN pun bisa itu,” ujarnya.

Saya Yakin, Wakil Bupati dan Plt.Kadis PUPR Madina Elpi Yanti, tidak mau Koordinasi dengan DPRD Sumut dan DPR RI, atau mungkin alasan lainnya, katanya.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut H.Aswin Parinduri.SH, yang dihubungi Via selular,Senin(24/2) dari Kotanopan, mengutarakan dirinya waktu Reses pertama sekali diwilayah Kotanopan, sudah menerima keluhan warga 5 Desa daerah itu soal Jembatan Gantung yg rusak.

” Sudah saya sampaikan soal Tanah lokasi Jembatan di Bebaskan, bukan Dari APBD Madina saja, APBD Sumut, APBN juga bisa membangunnya,” ujar Ketua DPD.Golkar Madina itu.

Bahkan, ujar Ketua DPD.Golkar Madina itu, jika sudah ada Pembebasan lahan Jembatan, ada Jembatan yg mau dibangun baru, mau saya usulkan agar dipindahkan ke Jembatan Gantung di Kotanopan, tapi Para Kades dan Pemda Madina tidak mampu membebaskan lahannya.

” Ada jembatan yg bisa kita usulkan untuk di pindahkan ke Kotanopan, udah saya telusuri, tanah Letak Jembatan nggak bebas, gimana kita buat,” ujarnya.

Padahal, waktu reses di Kotanopan, sudah saya sampaikan, selama saya jadi DPRD Sumut, itulah kenang – kenangan dari saya sebagai Putra Kec.Kotanopan, ujar Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut itu( Isk).

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Panyabungan Darurat Sampah, CCTV Dipasang, Sampah Terus Menumpuk

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah mengaku heran dengan sikap Bupati dan Kadis Lungkungan Hidup Madina, yang tidak mengambil tindakan terhadap warga yang membuang sampah sembarangan.…

    Read more

    Continue reading
    Bupati Madina Cabut SK Hukuman Rahmad Daulay

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal resmi mencabut hukuman disiplin terhadap Rahmad Daulay, ST dan mengaktifkan kembali jabatannya sebagai Inspektur Daerah. Namun di hari yang sama, Bupati Madina juga menerbitkan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses