Soal Perbaikan Sipon Irigasi Batang Gadis, LSM Laporkan Kadis PUPR Madina Ke – Kejatisu di Medan

MEDAN(Malintangpos Online): Pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tabagsel, melaporkan Kadis PUPR Madina Elpi Yanti.Harahap dan Kontraktor yang mengerjakan perbaikan Sipon Zal Kanan Irigasi Batang Gadis di Aek Pohon Lintas Timur Kec.Panyabungan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan BPKP Sumut.

Kenapa rupanya..? Masih ingatkan Perbaikan Sipon yg dialokasikan Anggarannya sekitar Rp 345.000.000 dengan dana APBD Madina di Pos kan di Dinas PUPR dan sekarang Sipon tersebut diperbaiki kembali oleh Pihak BWS Sumut II.

” Kita minta kepada Kejatisu dan BPKP Sumut, agar memeriksa Kadis PUPR Madina dan juga Kontraktornya, karena perbaikan tidak beres,” Ujar Sekretaris LSM.Genta Madina Chandra Siregar, Kamis Malam(7/3) di Jln.Brigjen Katamso Medan kepada Wartawan Media PT.Malintang Pos Biro Kota Medan.

Menurut Chandra, kalau anggaran Rp 345.000.000 tersebut digunakan dengan benar, nggak mungkin diperbaiki kembali oleh pihak BWS Sumut.

” Saat ini pihak BWS Sumut II Lagi memperbaiki, ada apa ini, dana sebesar itu pasti sudah bisa jika diperbaiki dengan benar,” katanya.

Secara terpisah, Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah, sambil tertawa mengatakan semua ” Diolah ” kalau di Mandailing Natal.

Padahal, waktu perbaikan Sipon,  Bupati didampingi Kadis PUPR Madina, melihat langsung perbaikannya dari atas jembatan dan diekspos sejumlah Media Online.

Sekarang, coba lihat langsung, Sipon Zal Kanan sudah diperbaiki lagi oleh pihak BWS Sumut II dan Plank Proyek ngak ada, jumlah anggaran masyarakat tidak tahu sama sekali.

Bukan Tanggung Jawab Pemda Madina

Dikutif dari sejumlah Media Online, irigasi siphon ini bukan tanggung jawab Pemkab Madina, namun karena sudah dua tahunan warga tak bisa bersawah karena tidak ada air, Pemda mengusulkan perbaikan irigasi ini ke Balai Wilayah Sungai ( BWS) Sumut II.

”Setelah mendapat izin dari BWS Sumut II, Pemda Madina langsung alokasikan anggaran perbaikannya, karena irigasi ini menyangkut mata pencaharian masyarakat di berbagai desa di Kecamatan Panyabungan,” kata Bupati Madina HM.Jafar Sukhairi Nasution waktu peninjauan perbaikan.

Sesuai perencanaan, anggaran perbaikan siphon irigasi yang patah kurang lebih 15 meter imsenilai Rp345 juta, kata Bupati.

Dan ini akan dimaksimalkan sampai air irigasi kembali mengairi persawahan warga.

Selain itu, katanya, Pemda juga akan alokasikan anggaran pembersihan irigasi yang selama ini tersumbat karena sampah.

Terlihat, siphon irigasi rusak, tepat di Sungai Aek Pohon. Aliran Sungai Aek Pohon menjadi salah satu kendala, sehingga pekerja terpaksa setiap saat harus menguras air agar bangunan siphon irigasi yang patah bisa diangkat dan di bersihkan, ujarnya waktu itu.

Sedangkan Kadis PUPR Madina Elpi Yanti Harahap, yang dikonfirmasi melalui Kabid informasi Diskominfo, Sobaruddin belum mendapat jawaban( Isk)

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.