
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Masih beroperasinya dengan bebas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di DAS (Daerah Aliran Sungai(DAS) Aek Sininjon Desa Ranto Panjang Kec.Muara Batang Gadis, Mayoritas Anggota DPRD Dapil Madina 4, memilih ” Bungkam ” ketika diminta Komentarnya, Via WhatsApp.
Anggota DPRD Dapil Madina 4 yang diminta komentarnya, Via WhatsApp, Sabtu(20/09) terkait masih beroperasinya PETI dengan Bebas disejumlah tempat diwilayah Kecamatan Muara Batang Gadis..
Antara lain, Tasmil ( NasDem), Hj.Melati Nur ( PKB), Teguh W Hasahatan ( PDI Perjuangan), Ardiansyah (Gerindra), Sarkawi( PKS).

Secara terpisah, Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah, Via selular ketika dihubungi dari Kota Panyabungan,Sabtu malam(20/09) mengutarakan bahwa anggota DPRD Madina, ada kemungkinan tidak memahami Persoalan PETI diwilayahnya, sehingga memilih ” Bungkam ” dan itu wajar saja.
” Jangankan Persoalan PETI diwilayah Dapil Madina 4, persoalan rakyat yang urgenpun bisa jadi mereka kurang peduli, sebab bisa juga tidak memahami perkembangan di Dapilnya sendiri,” ujarnya.

Sedangkan Sekretaris LSM.Genta Madina Chandra Siregar,juga ketika dihubungi,Via selular, Sabtu malam(20/09) mengaturakan bahwa ” Bungkamnya ” anggota DPRD Dapil Madina 4 terkait PETI adalah disebabkan kurang menguasai persoalan Tambang Ilegal di daerahnya.
” Jangan salahkan wakil rakyat kita, bisa jadi mereka memang ngak tau persoalan PETI adalah meresahkan dan yg senyum adalah Toke Tambangnya,” ujar Chandra Siregar.
Berita PETI dikirim ke WhatsApp Anggota DPRD Dapil Madina 4..? Tanya Wartawan ” mungkin ngak aktif WhatsAppnya, jadi belum dibaca, bisa jadi Wakil rakyat kita lagi malas bicara,” kata Chandra Siregar sambil tertawa.(Isk)
Admin : Iskandar Hasibuan.








