
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Adanya informasi dari warga Kecamatan Natal, yang menyatakan bahwa terjadi antrian panjang puluhan mobil yang diduga kuat tangkinya telah di modifikasi untuk membeli BBM bersubsidi yang meresahkan, Polres Madina akan melakukan cek TKP.
Demikian ditegaskan Kapolres Madina, AKBP, Bagus Apriandy, SIK, M.Si menjawab konfirmasi wartawan, Sabtu (17/01) malam,Via WhatsApp.
” kemarin Sabtu tanggal 17 Januari 2026 pukul 20.00 wib dan hari ini Minggu tanggal 18 Januari Pukul 09.30 wib, sudah ditertibkan Polsek Natal” sebut Kapolres, melalui WhatsApp nya.
Kapolres Madina yang juga merupakan mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI tersebut pun mengucapkan terima kasih atas informasi yang disampaikan wartawan kepadanya.
“Terima kasih pak infonya, kami cek TKP,”jawabnya singkat melalui pesan Whatsapp (WA).
Sebelumnya, mengenai antrian panjang puluhan mobil yang diduga kuat tangkinya telah di modifikasi ini ternyata sudah berlangsung lama di SPBU Natal yang letaknya di Desa Panggautan.
Dan anehnya, kegiatan yang meresahkan ini walaupun telah berlangsung lama, ternyata tidak ada mendapat perhatian khusus dari Aparat Penegak Hukum (APH) setempat.
Karena, selain mengganggu arus lalulintas pengendara, antrian puluhan mobil juga memakan sebagian bahu jalan dan minyak subsidi yang seharusnya di nikmati yang hak, diduga kuat menjadi tidak tepat sasaran sebab di peruntukkan buat kegiatan ilegal.
Atas hal ini, warga Natal berharap agar Polres Madina melakukan penertiban, agar pemanfaatan BBM bersubsidi ini tepat sasaran kepada yang hak(Isk)
Admin : Iskandar Hasibuan.








