Tambal Sulam Jalan Nasional Wilayah Siabu Disoroti

Keadaan Jalan Nasional diwilayah Sihepeng – Hutapuli Kec.Siabu/ Gong Matua Hasibuan

SIABU(Malintangpos Online): ” Jalan Nasional Ditambal, Rusak Lagi,” Kalimat itu terucap dari Pengemudi Angkot, Bus dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal, yang ” Bersumpah Serapah ” atas kinerja Kontraktor pelaksana pembangunan ruas jalan Nasional,antara Desa Sihepeng – Desa Hutapuli.

” Saya heran, tiga Minggu yang lalu di Tambal oleh mengaku dari PT.Jakon, sekarang sudah rusak lagi dan dibiarkan,” Ujar Udin Siregar Supir Bus, Jumat( 23/12) saat Bus nya Bocor Ban di sekitar jalan rusak.

Kata Udin, dia hanya supir tak paham soal Aspal, tetapi begitupun dia menilai sudah pasti Aspal yang dibuat untuk menambal jalan waktu, pasti kualitasnya tidak sesuai dengan Kelas Jalan.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Kecamatan Siabu Gong Matua Hasibuan, mengutarakan Bagi pengendera yang melintasi Jalan Negara di Kecamatan Siabu, supaya berhati hati, banyak lobang dibadan jalan.

” adong naditambal Sulam 3 Minggu nalawat, sannari mulai ma malungkap, antara Sihepeng – Hutapuli Kec.Siabu,” Ujar Tokoh masyarakat tersebut.

Dengan logat Mandailing Gong Matua Hasibuan Mengutarakan ”  Mulak domada jolo ningrohangku tu Jawa , anso utabusi Dodol Garut, betak bisa manutup lubang naadong di jalan Negaraon,  pinomat tontang nami on, arana mabiar au mangkadabui jolma dison,”

Sementara, Supir Truk Fuzo Suhdi Nasution, dengan raut muka emosi, mengutarakan kalau seperti ini kondisi Jalan Negara ( Nasional), yang miskin rakyat, pejabat perutnya buncit.

Kenapa..? Belum 1 bulan di Tambal, sudah rusak lagi, awak yang rugi dengan patah per Truk dan Ban Kempes.

” Sebaiknya, DPRD Sumut, turun dulu melihat kondisi pekerjaan Jalan Nasional, yang dikerjakan oleh PT Jakon diwilayah Mandailing Natal,” ujarnya( Isk)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.