
HUTAPULI(Malintangpos Online): Salah satu warga Desa Sihepeng Wir dan kawan – kawannya, Jumat Sore(14/11) sekitar pukul 16.00 Wib, diduga mengedar Narkoba jenis Sabu di Desa Hutapuli Kec.Siabu, membuat marah warga dan warga sempat Memblokir jalan Nasional Medan – Padang selama 3 jam, sebagai bentuk protes kepada Polisi.
Wartawan Media PT.Malintangpos Online, yang berada langsung di TKP ( Tempat Kejadian Perkara) melaporkan bahwa sekitar pukul 15.30 Wib, warga sudah mencium kedatangan Wir.Cs warga Desa Sihepeng Kecamatan Siabu, untuk menjual Narkoba.
Info tersebut menyebar dari mulut ke mulut, ada warga memghubungi Polisi dan sebagian lagi memblokir jalan, agar Wir.Cs tidak keluar dari Desa Hutapuli.

Terlihat Jajaran Polsek Siabu dan TNI dari Koramil 12 Siabu, serta sejumlah Polisi dari Polres Madina, terlihat masuk ke Desa Hutapuli untuk membuka Blokir jalan yg dilakukan massa tersebut.
Camat Siabu,Sudarajat Putra yg dihubungi disela- sela Pem Blokiran Jalan, bahwa warga mendesak agar Pondok Pondok Wir.Cs yg ada di daerah Hutapuli segera di Bongkar habis.
Serta. Warga nenuntut agar Wir.Cs segera ditangkap Polisi, sebab sikap dan tingkah laku Wir.Cs sudah sangat meresahkan masyarakat.

Karena itulah, makanya Warga Desa Hutapuli Kec.Siabu, melakukan Pemblokiran jalan sebagai bentuk Protes terhadap Narkoba di Desa mereka.
” Infonya ada Senjata Api jenis Soffgan di letuskan Wir.Cs dilokasi Pondok, ketika warga melakukan penangkapan kepada Wir.Cs, sampai ada kelompok Wir.Cs yg digebukin massa dan dibawa ke Puskesmas Sayur Matinggi,” ujarnya.

Blokir Jalan Nasional Bisa Dibuka..? Setelah negosiasi, tuntutan Warga agar Wir.Cs Segera di Tangkap, oleh Wakapolres Madina, berjanji selama 7 Hari Wir.Cs, segera Ditangkap.
” Setelah ada ucapan Wakapolres itu, akhirnya warga membuka jalan sekitar pulul 19.30 Wib,” ujar Camat Siabu.

Baik Kades Hutapuli, Kapolsek Siabu, Humas Polres Madina, Kasat Narkoba dan Kapolres Madina AKBP.Arie Sofandi Paloh.SH.S.IK,yang dikonfirmasi,Via WhatsAppnya hingga berita ini dikirim ke Redaksi, belum memberikan jawaban ( Dita/Isk)
Admin: Iskandar Hasibuan.








