Tentang P.APBD TA 2025, Ini Pandangan Fraksi PKS DPRD Mandailing Natal

Anggota DPRD Madina H.Saripada Hasan Lubis Fraksi PKS

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Meskipun tak dibacakan, Jurubicara Fraksi PKS DPRD Mandailing Natal, H.Saripada Hasan Lubis, tetap menyampaikan sejumlah pandagan Fraksi untuk menjadi perhatian dari Pemerintah.

” Tentangan Lahan Perkebunan Sawit Eks PT. PSU Yang Telah Disita Kejaksaan Di Daerah Simpang Koje Kecamatan Lingga Bayu,Yang Saat Ini Di Panen Oleh Oknum, harus menjadi atensi Bupati/Wakil Bupati ” Ujar Jubir Fraksi PKS DPRD Madina, H.Saripada Hasan Lubis, Jumat(19/09) Tentang Nota Pengantar P.APBD TA 2025.

Kata dia,Tentunya Oknum Tersebut Tidak Memiliki Legalitas Apapun Untuk Memanen Hasil Kebun Sawit Tersebut.

” masyarakat Sekitar Yang Dahulu Memperoleh Kartu Plasma Dari PT.PSU, Yang Hingga Saat ini Tidak Mendapatkan Hasil Apapun Keberatan Atas Tindakan Oknum Tersebut,” Ujar Lubis.

Dan Saudara Bupati Telah Hadir Ke Lokasi Untuk Meninjaunya . Masyarakat Mengharapkan Ada Solusi Yang Konkrit Terhadap Lahan Tersebut.

” Jangan Sampai Dimanfaatkan Oleh Oknum Tertentu untuk Kepentingan Pribadi , Namun Masyarakat Sekitar Yang Dahulu Memperoleh Kartu Plasma Hanya Bisa Menonton Hasil Lahan Tersebut Di ambil Oleh orang Lain,” katanya.

Selain itu, Tentang Bangunan Sekolah Dasar Di Desa Simpang Sordang Kecamatan Lingga Bayu Yang Ambruk Dan Rusak Total .

Akibat Rusaknya Bangunan Ruang Belajar Tersebut, Saat Ini Anak- Anak Sekolah Belajar Dempet-Dempetan Satu Lokal Disekat Jadi Dua, Dan Proses Belajar Mengajar Ada Dua Guru Dalam Lokal.

Kiranya Hal Seperti Ini Mendapat Perhatian Khusus Dari Kita Semua ,Karena Pelayanan Pendidikan Merupakan Pelayanan Dasar Dari Pemerintah.

Jika Tidak .Memungkinkan Lagi Ditampung Pada Angaran Perubahan Ini Kiranya DANA CSR Perusahaan Bisa Dimanfaatkan Untuk Itu.

Tentang Rusaknya Jembatan Titi Gantung ( Rambin ) Di Desa Muara Pertemuan Yang Sempat Viral Di Medsos.

Jembatan Gantung Tersebut Merupakan Penghubungan Antara Desa Yaitu Desa Muara Pertemuan Dengan Desa Bantahan V. setelah Rusaknya Jembatan Gantung Tersebut Akses Masyarakat Tidak Ada Lagi Selain Dari Sungai.

Disungai Tersebut Ada Predator Seperti Buaya Yang Bisa Saja Akan Membahayakan Warga Yang Melintas Meskipun Memakai Perahu .

” Untuk Hal ini Kiranya Menjadi Perhatian Kita Bersama Agar Cepat Ditangani Dan Masyarakat Dapat Kembali Memanfaatkan Jembatan Gantung Tersebut Sebagaimana Sedia Kala,” ujar Lubis(Isk/Aris)

 

admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Acara Perpisahan Kelas XII di MAN 5 Batang Natal Penuh Haru

    Batang Natal ( Malintangpos Online) :  Acara perpisahan atau pelepasan siswa – siswi Kelas XII di MAN 5 Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan kegiatan pelepasan 87 siswa-siswi kelas Xll…

    Read more

    Continue reading
    Pemkab Madina Bersama UMA Teken MoU dan MoA Budidaya Pisang Kepok

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) bersama Universitas Medan Area menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Action (MoA) budidaya pisang kepok di Aula Kantor Bupati, Komplek…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses