Terima Laporan Penyelewengan dan Pungli Proyek Pipanisasi, Anggota DPRD P.Sidimpuan Tinjau ke Lapangan.

Anggota Komisi II DPRD P.Sidimpuan dari Fraksi Golkar Irsan Effendi Nasution, SH (kanan) saat meninjau proyek pipanisasi yang bermasalah didampinginDirektur PDAM Tirta Ayumi Husni Thamrin Nasution

P.SIDIMPUAN (MalintangPos online) : Anggota DPRD Kota P.Sidimpuan, Sumatera Utara, meninjau langsung proyek pipanisasi yang diduga tidak tepat sasaran di Lingkungan Sihoring Koring, Kecamatan P.Sidimpuan Utara. Hasilnya, puluhan rumah dilingkungan tersebut batal menikmati air bersih karena diduga proyek pipanisasi dialihkan ke daerah lain.

Anggota Komisi II DPRD P.Sidimpuan dari Fraksi Golkar Irsan Effendi Nasution, SH saat meninjau proyek tersebut Senin (30/1) mengatakan, puluhan rumah di Lingkungan Sihoring Koring, dipastikan tidak akan mendapatkan fasilitas air bersih, sebab, proyek pengerjaan pipanisasi diduga dialihkan ke tempat lain. Padahal, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh PDAM Tirta Ayumi, jumlah Saluran Rumah (SR) yang akan menerima  manfaat dari proyek tersebut semestinya 160 kepala keluarga (KK) secara gratis.

“30 rumah batal mendapatkan fasilitas dari pemerintah itu, karena proyeknya dipindahkan ke tempat lain,”ujarnya kepada Malintang Pos. Lebih lanjut di katakannya, banyak kesalahan-kesalahan pengerjaan pembangunan pipanisasi yang ditemukan pada saat peninjauan di lapangan seperti, meteran air terpasang seharusnya standar PDAM Tirta Ayumi atau SNI, namun, fakta dilapangan, meteran tersebut dikeluarkan oleh pihak kontraktor. Boks Meteran seharusnya tertanam Permanen.

“Diduga, meteran yang dipasang oleh pihak ketiga tersebut tidak sesuai dengan standar, karena mereka tidak menggunakan meteran dari PDAM Tirta Ayumi,”tuturnya. Disamping itu, pendataan terhadap warga tidak berkoordinasi dengan PDAM Tirta Ayumi.  Hal itu dibuktikan dengan adanya formulir pendaftaran palsu yang dibuat sendiri oleh pihak ketiga. Menurutnya, tindakan-tindakan seperti itu sudah menyalahi aturan dan merugikan banyak pihak.

“Saya mendesak kepada pemerintah agar segera mengembalikan proyek pipanisasi itu ke daerah tujuannya, sesuai dengan aturan yang berlaku,”tegasnya.  Dia menambahkan, berdasarkan, hasil musyawarah antara Komisi II DPRD P.Sidimpuan dan pihak Tirta Ayumi, proyek pipanisasi ditujukan kepada warga Lingkungan Sihoring Koring, bukan ke daerah lain. Menururnya, tujuan pemasangan pipa itu agar membantu masyarakat kalangan menengah ke bawah yang belum menikmati air bersih dari pemerintah, bukan untuk kalangan tertentu.

Direktur PDAM Tirta Ayumi Husni Thamrin Nasution mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan terhadap warga calon konsumer PDAM Tirta Ayumi. Sebab, rencananya, pemerintah akan membantu warga dengan pengadaan proyek pipanisasi tanpa bayar. “Meski kami sudah mendata warga calon konsumen, kami terpaksa membatalkannya, karena proyek itu dialihkan ke daerah lain,”ujarnya ketika ditemui pada saat investigasi lapangan dengan anggota DPRD P.Sidimpuan.

Lebih lanjut dia mengatakan, pemerintah sudah mendata calon konsumen PDAM Tirta Ayumi di daerah pengalihan pipanisasi. Padahal, pendataan tersebut tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Sebab, setiap calon konsumen harua mengisi formulir pendaftara dan harus diregistrasi oleh pimpinan PDAM Tirta Ayumi.”Semua calon konsumen itu mereka data sendiri, tanpa melalui persyaratan yang ada,”ucap Husni.

Pihak PDAM Tirta Ayumi tidak terlibat dalam hal pungutan terhadap masyarakat penerima proyek Pipanisasi ini. “ bila ada kutipan yang dilakukan oleh oknum, silahkan di minta kembali uangnya, atau silahkan tempuh melalui jalur hukum, karena ini sudah menyalahi prosedur” tegasnya.

Pengakuan dua warga kepada Malintang Pos yang rumahnya berdekatan dengan jembatan Sihoring koring penerima program pipanisasi, bahwa mereka membayar Rp.470.000. dengan rincian biaya gali pipa Rp.70.000. dan biaya masuk Rp.400.000. (ANS)

Admin : Dina Sukandar Hasibuan A.Md

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.