Terjadi di Kec.Batang Natal Nenek Aniaya Cucunya Hingga Tewas

Kapolres Madina AKBP.Rudi Rifani.S.IK dekat Peti mayat Melody di ruang mayat RSU Panyabungan, sebelum bertolak ke Medan.

AMPUNG PADANG(Malintangpos Online):” Biadab Sekali Perbuatannya,” Kalimat itulah yang cocok disampaikan kepada seorang Ibu yang diketahui bernama Sri Penduduk Desa Ampung Padang Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal,karena Minggu sore(30-04) kemaren melakukan penganiyaan terhadap Cucunya  yang akhirnya meninggal dunia.

            Informasi yang diperoleh Malintangpos Online Senin siang(1-05)  dari warga Batang Natal, bahwa Sri yang diketahui merupakan Ibu dari seorang laki-laki bernama Darwin kabarnya petugas disalah satu perkebunan swasta di Mandailing Natal, melakukan penganiyaan terhadap Cucunya bernama Melody usia 4 Tahun setiap hari.

            Kata warga, Sri yang ibu  dari Darwin, terkadang mencubit, menggigit tubuh dan tangan korban ( Melody) 4 tahun, memukuli diduga kesal dengan sikap ayah korban  jarang datang menjumpainya di Batang Natal.

            Disebutkan warga, info sementara diketahuinya kejadian itu, Senin pagi(1-5) Sri membawa Melody yang telah sekarat ke Puskesmas untuk mendapat perawatan dan pihak Puskesmas akhirnya ngak bisa menolong dan Melody akhirnya meninggal dunia di Puskesmas yang ada di Batang Natal.

Kapolres Madina AKBP.Rudi Rifani.S.Ik bersama sejumlah Wartawan di ruang mayat RSU Panyabungan setiba mayat Melodu dari Batang Natal.

Informasi itu langsung heboh dan pihak Polsek Batang Natal dengan cekatan dalam waktu singkat berhasil mengamankan Sri dan melakukan penahanan di Mapolsek untuk sementara, sebab sebahagian warga Ampung Padang sudah ada yang garam akibat ulah Ibu dari Darwin yang sangat beringas itu.

            “ Pelaku masih ada di Mapolsek Batang Natal dan akan dibawa ke Mapolres Madina dan korban juga akan dibawa ke Panyabungan untuk Visum,”ujar seorang warga yang mengetahui informasi tersebut kepada Wartawan Malintangpos Online Via Selular, Senin(1-5)

            Kapolres Madina AKBP.Rudi Rifani.S.IK yang dikonfirmasi Senin siang(1-5) Via Selular, membenarkan adanya seorang ibu yang melakukan penganiyaan terhadap anak kecil itu disalah satu desa diwilayah Kecamatan Batang Natal, hingga meninggal dunia.

            “ Benar sekali, sudah mau dibawa ke RSU Panyabungan untuk di Visum dan selanjutnya mungkin akan dibawa ke Medan korban guna untuk visum dan saat ini sedang menuju ke Panyabungan, artinya dalam perjalanan dibawa oleh Polsek Batang Natal,” ujar Kapolres Madina AKBP.Rudi Rifani.S.Ik yang dihubungi Via selularnya, Senin siang(1-5).(Red).

Admin : Dina Sukandar Hasibuan,A.Md

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Peduli Bocah Tanpa Anus, PT SMM serahkan Bantuan.

SIABU(Malintangpos Online): Tokoh Masyarakat Kec.Siabu Gongmatua Hasibuan, yang juga pencetus Donasi untuk Rahmad Penderita Tanpa Anus dan Sumbing warga Desa Hutapuli Kec.Siabu Kabupaten Mandailing Natal, mengucapksn terimakasih kepada PT.SMM yang…

Read more

Continue reading
Segudang Masalah di Kabupaten Mandailing Natal (1)

Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal, selama kurun waktu Tahun 2023 – akhir Tahun 2025 ini, meresa heran dengan sikap Bupati/Wakil Bupati, Kapolres, Kejaksaan Negeri dan 40 anggota DPRD, yang tidak mampu…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses