Terkait Lahan, Warga Batu Sondat Batahan Demo PTPN IV

BATAHAN(Malintangpos Online):  Warga Desa Batu sondat kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar aksi damai di PTPN IV, Senin (08/07).

Diketahui, warga desa Batu sondat yang tergabung dalam KUD Setia Abadi melakukan aksi karena menuntut kekurangan lahan koperasi yang selama ini dijanjikan pihak plat merah tersebut selaku bapak angkat.

Disela aksi, Ketua Kordinator dan Penanggung Jawab Aksi, Najamuddin kepada wartawan menjelaskan bahwa permasalahan antara KUD Setia Abadi dengan Bapak Angkat (PTPN.4) adalah terkait harga TBS yang tidak sesuai dengan harga Pedoman dari Disbun atau harga PKS sekitar Batu Sondat.

“Bila dibandingkan dengan PKS PT. TBS Tandikek dgn PKS Timur PTPN IV, selisih harganya lebih dari 400 Rupiah/kg. Jadi jelas, kerugian kami dari nilai jual TBS 400 Rupiah/kg.”ungkapnya.

Lalu Najamuddin pun menuturkan tentang pembangunan Kebun Plasma KUD Setia Abadi itu dari dana Revitalisasi akad kredit dengan Bank Mandiri.

Namun ternyata lanjutnya, setelah lunas Hutang KUD kami pada Bank Mandiri, ternyata masih ada lagi 23 M hutang kepada Bapak Angkat (PTPN IV).

“Hutang 23 M tersebut tidak jelas keseluruhannya dan apa dasarnya. Penggunaannya untuk apa saja dan pihak PTPN IV tidak menjelaskan riciannya secara tertulis.”pungkasnya.

Realisasi kekurangan Areal Plasma KUD Setia Abadi

Awalnya Izin lokasi yang terbit 2.400 Ha untuk 1.200 Anggota KUD (Desa Batusondat, Kampung Kapas, Bintungan dan Muara Pertemuan) dan akad kreditnya cair 110 M. Namun tidak bisa dikuasai dan dibangunkan Oleh pihak PTPN IV.

Setelah itu imbuhnya, sesuai kesepakatan Izin lokasi berubah menjadi 1.000 Ha, tapi khusus untuk Masyarakat Desa Batu Sondat.

Namun sampai saat ini yg terealisasi hanya 212 Ha. Itupun lahannya tidak produktif semuanya dan hanya 110 Ha yang produksi maksimal.

Atas kronologis diatas tambahnya, sebelum tuntutan Kami Terealisasi, Maka lahan yang kami patok hari ini, akan kami Stanvaskan berketerusan.

“Penyetopan Tangki CPO, Inti dan TBS yang keluar masuk PTPN IV juga akan kami lakukan sampai aspirasi warga direalisasikan oleh bapak angkat dalam hal ini PTPN IV.”paparnya mengakhiri. (ARIS/Dina).

Admin : Dina Soekandar.A.Md

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Aktivitas PETI Kembali Marak di Linggabayu, Polres Madina Harus Bertindak

    LINGGABAYU(Malinrangpos Online): Aktivitas alat berat yang diduga digunakan untuk Penambangan Emas Tanpa Izin(PETI) kembali terlihat diwilayah Kelurahan Tapus, Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Minggu (29/3). Berdasarkan pantauan di lapangan,…

    Read more

    Continue reading
    Kades Hutanamale : Yang Dipasung Syahrul Khoir Bukan M.Yasid, Warga Minta Perhatian Pemda Madina

    HUTANAMALE(Malintangpos Online): Kepala Desa Hutanamale, Zein Nasution, mengutarakan bahwa yang sakit jiwa dan dipasung selama kurang lebih 25 Tahun adalah Syahrul Khoir, bukan M.Yasid yang diberitakan Media Online Medan Klarifikasi…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses