Terobosan Askab PSSI Madina Positif(1), Liga Pelajar se Madina Menjauhkan Anak Dari Narkoba

Ket photo:Ketua Askab PSSI Madina Dollar Hafrianto saat memberikan pengarahan kepada kepala Sekolah dan Guru Olahraga saat Bimtek Liga Pelajar

PERTANDINGAN  Sepakbola  Antar pelajar SD,SMP dan SLTA se wilayah Kabupaten Mandailing Natal,yang akan digelar di beberapa zona adalah suatu terobosan yang sangat positif dilakukan oleh Askab.PSSI Kab.Madina dibawah Komando Dollar Hafriyanto Siregar, karena kegiatan olahraga akan menjauhkan anak-anak dari pengaruh Narkoba yang kita ketahui sekarang ini makin marak hingga ke lingkungan sekolah.

            Liga Pelajar Madina Tingkat SD/SMP/SMA Akan Bergulir..? Kompetisi sepakbola Liga Pelajar Tingkat SD/SMP/SMA  di Kabupaten Mandailing Natal, (Madina) akan segera bergulir

Dan informasinya di bulan Nopember 2017 sudah dimulai, tentu melaksanakannya tidaklah semudah membalik telapak tangan, memerlukan persiapan yang matang, apalagi peralatan yang dibutuhkan untuk itu sangat banyak.

            Mungkin, akibat itulah Ketua Askab.PSSI Madina Dollar Hafriyanto Siregar langsung melakukan bimbingan tehnik kepada seluruh Ka.UPT di Lingkungan Dinas Pendidikan, sebab semua sekolah adalah dibawa lindungan Dinas Pendidikan khususnya SD/SMP, sehingga agar tidak menjadi masalah Dinas Pendidikan melalui Kabid Dikdas langsung membuat pelatihan ataupun bimbingan agar pelaksanaannya di setiap zona lancar.

            Memang, Liga pelajar ini di tandai dengan Kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang di ikuti Kepala UPT Dinas Pendidikan Se Kabupaten Madina, Ketua Askab PSSI, Sekretaris Askab PSSI Madina Muktar Hanapi, Wakil Ketua Askab PSSI Madina H Sahminan Rangkuti, Sabtu (11/11) di Sekolah SMP Negri 6 Panyabungan.

            Kepala Dinas Pendidikan Madina Jamila melalui Kabid Dikdas Dollar Hafrianto, pada pembukaan Bimbingan Teknis Liga Pelajar Tingkat SD/SMP, menyampaikan tujuan Sepak Bola Liga Pelajar ini untuk menjauhkan anak anak kita Narkoba dengan membuat kegiatannya berolahraga.

            Selain menjauhkan anak anak dari ke nakalan remaja, Liga Pelajar ini juga untuk mencari bibit pemain sepakbola di usai dini. Kita ingin  membangkitkan kembali persepakbolaan Madina yang mana dulu Madina sangat di segani dalam persepakbolaan,”jelasnya

            Kepada Guru guru olahraga saya harap supaya mulai saat ini membangkitkan olahraga kembali, olahraga apa saja itu, karena olahraga ini bisa membuat anak lebih sehat. Kepala Sekolah juga saya harapkan supaya mendukung kegiatan ini,”terangnya

            Dollar Hafrianto yang juga sebagai Ketua Askab PSSI Madina, mengurus sepakbola ini bukan bidang saya, namun atas keterpanggilan jiwa saya untuk membesarkan kembali sepakbola hal ini juga harus di dukung semua pihak.

            Untuk membesarkan Sepakbola ini tidak bisa saya sendiri tetapi harus di dukung, semua pihak dan Alhamdulillah kegiatan Liga Pelajar ini mendapat dukungan dari Pemerintah dan DPRD Madina,”terangnya.

            Sekretaris Askab PSSI Madina menyampaikan regulasi Liga Pelajar Tingkat SD dan SMP akan di buka pada tanggal 21 November 2017, yang ada di gelar 6 wilayah.

Yang akan kita pertandingkan adalah perwakilan UPT Dinas Pendidikan se Kabupaten Madina yang terbagi 6 wilayah.

            Wilayah A yang terdiri dari Panyabungan Kota, Panyabungan Timur, Panyabungan Barat, Huta Bargot. Wilayah B. Kecamatan Siabu, Bukit Malintang, Naga Juang, Panyabungan Utara.

Dan untuk Wilayah C, Panyabungan Selatan, Puncak Sorik Marapi, Lembah Sorik Merapi, Tambangan.

Wilayah D, Kecamatan Kotanopan, Muara Sipongi, Pakantan, Ulu Pungkut.

Sementara untuk Wilayah E, Kecamatan Lingga Bayu, Batang Natal, Ranto Baek, Sinunukan. Dan wilayah F hanya tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Natal, Muara Batang Gadis, Batahan.( Putra/ Bersambung Minggu Depan)

 

Admin : Dina Sukandar Hasibuan,A.Md

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.