TP4D Segera Pantau Langsung, Dek Penahan Banjir Aek Rantopuran Harus Kuat

Dek. Penahan Banjir Aek Rantopuran Panyabungan.2

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Masyarakat Desa Manyabar, Desa Manyabar Jae, Desa Pagaran Tonga Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, mendesak TP4D Kabupaten segera turun langsung memantau pembangunan Dek Penahan Banjir di Sungai(Aek) Rantopuran yang pekerjaannya sudah dimulai oleh CV.DU dengan anggaran Rp 2.259.504.534,52.

            “ Proyek Dek Penahan banjir yang anggarannya Rp 2 Milyar lebih tersebut jika tidak diawasi penggalian Pondasi sesuai dengan Gambar, yakinlah dek itu tidak akan tahan lama, sudah banyak proyek  Dinas Sumber Daya Air ,Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumut diwilayah Mandailing Natal, rusak sebelum waktunya disebabkan kurang diawasi pelaksanaannya,” ujar Muhammad Nasution warga daerah itu, Jumat pagi(11-10) ketika meninjau proyek APBD Provinsi Sumut itu.

Belum Selesai Sudah Dihantam Banjir

Karena itu, Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) baik dari Kabupaten maupun Provinsi Sumatera Utara, sangat diharapkan masyarakat agar melakukan pengawasan terhadap proyek rehabilitasi/Perbaikan dan pembangunan Infrasturuktur pengendalian banjir dan pengamanan sungai (Aek) Rantopuran Kecamatan Panyabungan dengan anggaran Rp 2.259.504.534,52 tersebut

            Kata dia, masyarakat bukan menuduh CV.DU dan Pengawasnya Korupsi, hanya saja proyek itu  untuk kepentingan masyarakat Desa Manyabar, tentu kami khawatir kualitasnya ngak baik, makanya kami minta pihak pengawas atau yang mengawasi dari TP4D supaya mengawasi dari mulai penggalian pondasi, bukti sudah banyak proyek daerah itu yang rusak sebelum waktunya.

            Untuk kita ingat bersama, saat ini mulai musim hujan, sekali saja sungai meluap, jika pondasi kedalaman pondasi ngak sesuai dengan yang digambar, dek tersebut akan tumbang, yang mengalami kebanjiran adalah masyarakat, bukan pemborongnya, karena itu kita harapkan pengawas dari TP4 D segera mengawasinya.

            “ Yang kami sampaikan itu hak kami, wajar dong kami protes, jangan main bangun dengan tidak sesuai dengan apa yang ada di gambar, kalau di gambar kedalaman pondasi 1 Meter, buat 1 Meter, jangan kurangi, karena Consultan proyek membuat gambarnya sudah ada hitungannya,” ujar warga lainnya ( Red)

 

 

 

Liputan     : Iskandar Hasibuan

Admin       : siti aminah

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Pemda Madina Bergerak Lambat, Gelondongan Kayu dan Sampah Sumbat Terowongan Jembatan Aek Mata Panyabungan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (25/02/26) malam hingga Kamis (26/02/26) dini hari yg lalu, mengakibatkan peningkatan debit air Sungai (Aek )Mata yang melintas…

Read more

Continue reading
Advocat Nasional : Hal Kecil Saja DPRD Tidak Berani, Apalagi Soal APBD Madina

JAKARTA(Malintangpos Online): Advocat Nasional, Mohd.Amin Nasution,SH, Mengutarakan Soal kecil, masalah Lampu Penerangan Jalan Umum(LPJU) saja Anggota DPRD Madina II, Tidak Berani Bicara.   ” Masalah kecl saja mereka tidak berani…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses