Tragedi Bandar Limabung Siapa Yang Salah..? (2), Lobang Tambang Saksi Bisu

MASYARAKAT Sumatera Utara, Kamis Sore (28/4) yang mendapat informasi sekitar ” Tragedi Bandar Limabung ” di Kecamatan Linggabayu Kabupaten Mandailing Natal, yang Menewaskan 12 orang warga pencari butiran Emas, Mengucapkan ” Innalillahi Wainnalillahi Rojiun ” sambil meneteskan air mata.

Selama ini, khususnya Redaksi Malintang Pos Group, sering Menulis Tentang ” Tambang Emas Ilegal ” tapi boleh disampaikan mulai tingkat terbawah Kepling/Keplor, Kades, Camat, Kapolsek. Bupati/Wakil Bupati, Kapolres dan 40 anggota DPRD Madina ” Terkesan Membiarkan ” sehingga Tambang Emas Ilegal meninggalkan banyak Alam Yang Rusak dan Porak Poranda.

Memang, sekitar 1 tahun lalu, pihak Polda Sumut, sempat Menangkap Toke Tambang Emas Ilegal AAN dan kasusnya Lama Mengendap dan Tersangka AAN ditangguhkan Penahannya dan walau sudah P21 juga masih belum ada Penahanan.

Mungkinkah 2 Tersangka Penambang yang baru di Tangkap Polres Madina juga akan sama akhirnya dengan Tersangka AAN..? Bisa ia dan Bisa Tidak dan disinilah Terlihat wibawa Kapolres Madina, akankah pihak Polda Sumut kembali akan ” Bermain ” mari kita ikuti bersama. Mudah – mudahan tidak akan seperti kasus AAN.

Bupati dan Kapolres Madina ketika dirumah duka korban longsor/ Infokom

Kenapa..? Karena Tragedi 28 April 2022 di Desa Bandar Limabung dipastikan Kapolri sudah mendapat informasi Meninggalnya 12 orang warga Tertimbun Longsor dari Eks Penambangan Emas Ilegal ( Bersambung Terus)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.