Tragedi Bandar Limabung Siapa Yang Salah..?

Iskandar Hasibuan (Penulis) yang juga Pimpinan Umum/Penanggung Jawab Malintang Pos Group

PERISTIWA Demi Peristiwa sekarang ini terjadi diwilayah kita Mandailing Natal dan yang baru saja terjadi diwilayah Desa Bandar Limabung Kecamatan Linggabayu sebanyak 12 orang Wanita Meninggal Dunia, karena Tertimbun Tanah Longsor bekas Pertambangan Emas Ilegal ” Innalillahi Wainnalillahi Rojiun ” ucap semua orang yang mendapat informasi duka tersebut.

Siapa Yang salah dan disalahkan..? Tentu tertuju kepada semua elemen masyarakat yang mengerti dan memahami apa dampak dari Kegiatan Tambang Emas Ilegal, kalau warga yang mencari nafkah tentu akibat pedihnya kehidupan sekarang ini dan jangan salahkan Wartawan, sebab Wartawan tugasnya Menulis apa yang terjadi di tengah masyarakat.

” Innalillahi Wainnalillahi Rojiun “ Telah meninggal Dunia 12 orang warga Desa Simpang Bajole dan Desa Bandar Limabung Kecamatan Linggabayu Kabupaten Mandailing Natal, Kamis 28 April 2022 Pukul 16.00 Wib, ujar Kapolsek Linggabayu Iptu Marlon Rajagukguk ketika dihubungi Via selular dari Panyabungan.

Informasi tersebut cepat Viral disebabkan kejadian di lokasi Tambang Emas Ilegal dan memang Kapolres Madina AKBP.HM.Reza CAS.S.IK.SH.MH, Kasat Reskrim AKP.Edi Sukamto.SH.MH dan Kapolsek Linggabayu Iptu Marlon Rajagukguk sebelumnya baru Mengamankan 2 Escavator dan 2 Tersangka Penambang dari wilayah hukum Kecamatan Linggabayu.

Serta, Gubsu Edi Rahmayadi baru saja melintas dari wilayah Linggabayu dan dipastikan Gubsu melihat kondisi alam yang rusak disebabkan ulah Penambang Emas Ilegal yang selama ini dibiarkan.

Karena itu, Tragedi BANDAR LIMABUNG Akankah ” Mata ” kita tertuju terhadap kerusakan lingkungan akibat ulah oknum – oknum Penambang Emas Ilegal yang dibiarkan selama ini..? ( Bersambung Terus)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.