
MEMBACA Status Facebook “Ucok Minggu “ terkait dengan persoalan Sampah diwilayah Kelurahan Kayujati Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, banyak masyarakat yang terpingkal-pingkal membacanya, karena ternyata walaupun Lurah telah mewanti-wanti warganya agar jangan membuang sampah sembarangan, justuru warga luar yang datang sesuka hatinya membuang sampah disepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum)
“ Negeri Beradat, Taat Beribadat,” Kalimat yang kalau kita maknai sangatlah elok dan kita dibuatnya terkesima, tetapi kenyataannya dilapangan soal sampah saja, masih banyak masyarakat tanpa merasa berdosa membuang sampah dengan semabarangan ditempat-tempat sterategis khususnya disepanjang Jalan Lintas Sumatera yang sangat mengganggu kita jika melihatnya.

Tetapi, masyarakat yang kemungkinan sudah terbiasa membuang sampah dengan seenak perutnya, tidak perlu dengan merek “ Dilarang Buang Sampah” Karena dibuangnya disamping merek yang dibuat oleh pejabat public dan ujung-ujungnya pejabat yang selalu disalhkan, padahal kesalahan itu murni datangnya dari masyarakat itu sendiri.

“ Gut-Gut Mandailing “ salah satu paktor penghambat majunya pola pikir kita masyarakat Mandailing Natal di daerah kita ini, sebab kalau masyarakat Mandailing Natal, sudah berada diluar Mandailing Natal, selalu mendapat pujian karena sikapnya dan tidak jarang putra-putri Mandailing Natal menjadi Pimpinan tertinggi disuatu daerah, misalnya di Kota Padang Sidimpuan adalah Irsan Efendi Nasution adalah putra Desa Lumban Dolok Siabu, tapi mampu menjadi pemimpin yang dihormati masyarakat.
Lihat kita di Kota Panyabungan sekarang ini, selain banyak masyarakat kita mengaku sebagai Tokoh perubahan dan tokoh yang menokoh, tetapi kalau persoalan Sampah saja, ngak bisa kita mengatasinya, padahal telah banyak masukan, protes, kritik diberikan, malahan yang mengkritik justuru disalahkan Bupati Madina ataupun Kepala Dinas Lingkungan “ Aneh Kan “ diberi masukan, tapi disalahkan.
Makanya, ketika Kepala Lurah Kayujati Panyabungan,membuat terobosan, baik melalui langsung tatap muka dengan warganya, Facebook, Online, radio maupun Medsos, Insya Allah akan berhasil menekan pembuangan sampah disembarangan tempat, hanya saja pihak Dinas Lingkungan Hidup Mandailing Natal, dengan dalih Armada dan Biaya kurang, sehingga sampah sulit diselesaikan, tentu ada baiknya pihak Lurah lain maupun Dinas Lingkungan Hidup Madina, jangan hanya bicara doing dan buat spanduk yang bisa, tapi atasi langsung ( Bersambung Terus )
Admin : Siti Putriani








