Vaksin di Madina Bisa Sukses ” Bangun Kerjasama “

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Wakil Ketua dan anggota DPRD, Tokoh Masyarakat dan Aktivis Kesehatan, mengutarakan target Pemerintah 50 % warganya harus di Vaksin hingga 08 November 2021 bisa Sukses dengan membangun kerjasama dengan semua pihak.

” Saran kita, mulai dari diri pribadi ,keluarga semua unsur harus di libatkan mensosialisasikan dan mengajak warga agar di Vaksin,” Ujar Wakil Ketua DPRD Madina H.Erwin Efendi Nssution,SH, Senin(01/11) Via WhatsApp ketika diminta saran dan pendapatnya tentang kurangnya minat warga untuk di Vaksin.

Posko Vaksin di samping Bank Sumut di dominasi pelajar

Kata Erwin Yang juga Sekretaris DPD.Partai Golkar Madina itu, termasuk tokoh adat, alim ulama, semua organisasi dan ormas juga bersama-sama, bahu membahu mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk ikut di vaksin.

” Terutama perangkat kelurahan, desa , naposo /nauli bulung dan Seluruh ASN,” ujar Erwin Nasution.

Kenapa..? Karena tanpa kerja sama dari semua unsur , saya pesimis target kita akan tercapai.

Warga Siabu di Vaksin

Akan tetapi , kalau semua unsur ini bekerja sesuai tu foksi masing – masing, saya yakin dan percaya target kita ini akan dapat kita capai, ujar Politisi Golkar itu.

Anggota DPRD Madina dari Fraksi PKS Ahmad Budiman Bototan, mengutarakan pihaknya berharap Pemerintah Daerah, melalui dinas terkait, dan juga pemeritahan Desa/Kelurahan agar melaksanakan sosialisasi vaksin terhadap masyarakat

” dan juga jemput bola , turun langsung ke seluruh desa di Kabupaten Mandailing Natal,” ujar Budiman Borotan.

Aktivis Kesehatan Sumut Misrayati,SKM Via selular dari Medan,Senin(1/11) mengatakan Bupati/Wakil Bupati harus tegas, tidak bisa dengan lusan saja, harus membuat surat perintah atau Intruksi ke OPD,Camat dan Kades/Lurah.

” Hari Jumat kemaren saya di Panyabungan, untung ada pelajar yang di Vaksin, kalau ngak pasti sepi,” ujarnya.

Kata dia, Bupati/Wakil Bupati buat surat Intruksi ke Camat maupun Kadis PMD, agar Kades/Lurah juga serius menghimbau warganya untuk di Vaksin, jika kita mau sukses.

Tokoh masyarakat Madina A.Pulungan di Mapolres Madina, juga mendesak Camat agar Kades yang tidak mampu mengajak warganya untuk di Vaksin diberi sangsi tegas.

” Masyarakat enggan dan malah tidak mau di Vaksin akibat Kades/Lurah sudah tidak diyakini warganya lagi, sebab Dana Desa dan Dana Kelurahan yang kurang transfaran selama ini, ” ujar Pulungan.

Yakinlan, seratus kalipun Bupati/Wakil Bupati rapat, jika tidak ada tindakan tegas tidak akan berhasil, karena itu tindakan tegas yg perlu dibuat Bupati, katanya ( Isk)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.