Waduhhh.!!! Proyek Fisik Tak Bertuan Ditemukan di Desa Salambue Kec.Panyabungan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sebuah proyek pembangunan parit yang diduga berasal dari Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) ditemukan di Desa Salambue, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Proyek tersebut menuai sorotan warga karena tidak dilengkapi papan informasi atau plang proyek, sehingga dinilai sebagai proyek tak bertuan alias proyek siluman.

Selain tidak transparan dalam pembangunannya, kualitas dan mutu serta pengerjaan proyek juga dipertanyakan.

Berdasarkan laporan masyarakat dan pantauan media di lokasi, pada Rabu (14/1/2026) material yang digunakan diduga tidak sesuai spesifikasi.

Bahkan, batu yang dipakai untuk pembangunan parit diketahui menggunakan batu gunung, bukan batu sungai sebagaimana umumnya digunakan dalam pekerjaan irigasi.

Tak hanya itu, penggunaan semen, pasir, serta material lainnya juga diduga tidak memenuhi standar teknis pengerjaan proyek pemerintah.

Kondisi ini pun menimbulkan kekhawatiran warga terhadap daya tahan dan kualitas bangunan parit yang tengah dikerjakan saat ini.

“Kami tidak tahu secara pasti siapa pelaksananya, dan darimna sumber anggaran untuk bangunan ini, begitu juga dengan nilainya, karena tidak adanya informasi yang kami lihat dilokasi,” tutur Rahmad salah satu warga yang melintas di area pembangunan proyek.

Namun, menurut keterangan sejumlah warga lainnya yang ditemui di lokasi, proyek parit tersebut diduga dijalankan oleh seorang oknum anggota DPRD Madina yang hingga kini masih aktif menjabat.

Dugaan tersebut semakin menguat lantaran tidak adanya kejelasan pelaksana proyek maupun sumber anggaran yang digunakan.

Akibatnya, warga meminta agar proyek tersebut diaudit secara menyeluruh demi memastikan penggunaan anggaran negara berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat.

Sebagai informasi, P3-TGAI merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang bertujuan membangun, merehabilitasi, serta meningkatkan jaringan irigasi tersier di desa-desa melalui sistem padat karya dan melibatkan kelompok masyarakat setempat.

Plt.Kadis PUPR Madina, melalui Bidang Pengairan yg dihubungi,Via selular, Rabu(14/01) mengutarakan proyek tersebut bukan milik Pemda Madina.

” itu bukan proyek dari Pemda Madina, jelas nya kita ngak ada informasi,” ujar Lubis(Dita/Ammar/Putra/Isk)

Admin :  Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Bupati Madina Salurkan Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tahap II

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Bupati Mandailing Natal (Madina) H Saipullah Nasution menyalurkan bantuan Tahap II kepada warga yang rumahnya terdampak bencana hidrometeorologi Siklon Senyar beberapa waktu lalu. Penyerahan bantuan secara simbolis tersebut…

    Read more

    Continue reading
    Wabup Madina Ikuti Rakor Lintas Sektoral Tingkat Menteri Untuk Operasi Ketupat Toba 2026

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengikuti secara daring rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Tingkat Menteri dalam rangka Pelaksanaan Operasi Ketupat Toba tahun 2026…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses