Wadus Siurabot Siobon Julu Mengeluh, 72 Tahun RI Merdeka, Warga Dambakan Infrastruktur Jalan

Simpang jalan ke Dusun Siurabot Desa Siobon Julu/Foto Herman

SIOBON JULU(Malintangpos Online): “ Malang Benar Nasib Warga tersebut,” Kalimat itulah yang mungkin cocok disampaikan kepada puluhan Kepala Keluarga(KK) warga Dusun Siurabot Desa Siobon Julu Kec.Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, karena sejak Indonesia Merdeka 72 Tahun silam, warga belum merasakan betapa enaknya yang Merdeka.

            Kenapa rupanya..? sampai sekarang ini 08 September 2017 warga jika ingin menuju ke Desa Siobon Julu (Desa Induk) harus menempuh jalan kaki,sungai, terjal selama 1 jam dan jika ada yang sakit kalau mau dibawa ke Panyabungan, memakan waktu cukup lama sekali, karena itulah warga mengaku belum menikmati kemerdekaan RI.

            “ Kami belum merasakan yang namanya MERDEKA,untuk bawa saudara berobat saja harus menempuh perjalanan sekira 1 jam, itupun baru sampai ke desa Siobon Julu,” ujar Warga Dusun Siurabot Ahnan Nasution kepada Wartawan,Jumat (08-09) di Desa Siobon Julu Kecamatan Panyabungan.

Kata Ahnan, perjalanan yang harus dilalui bukannya mudah,harus menyusuri anak sungai,naik dan turun gunung dengan cara jalan kaki,jangankan bisa dilewati kendara an roda dua,untuk jalan kaki saja susah,makanya warga sangat berharap sekali agar Dana Desa(DD) Tahun 2017 dialokasikan untuk pembuatan Jalan Setapak/Raba Beton, tapi sampai sekarang ini belum juga terwujud.

Warga lainnya Fendi Nasution,mengatakan bahwa Kades sepertinya ngak mau mengalokasikan anggaran ke dusun mereka, makanya adanya sekitar 2 KK pemilik tanah yang ngak menyetujui pembangunan jalan dijadikannya sebagai alasan, karena itu warga sangat yakin betul jika keadaan itu diketahui Camat Panyabungan, akan membuat Camat marah nantinya kepada aparat desa.

Kata Fendi, ada baiknya Camat Panyabungan Sejarah Hakim Nasution,segera turun langsung ke dusun mereka, melihat sulitnya akses tranfortasi bagi masyarakat, jangan-jangan Camat juga belum tau dusun yang kami diami, sebab sulit untuk menuju daerah itu.

“ Dana Desa yang dsikelola dalam tiga(3) tahun anggaran dimungkinkan banyak dilakukan penyelewengan, karena itu Kejaksaan, DPRD maupun Inspektorat segera melakukan pemeriksaan terhadap Kades maupun aparat desa lainnya yang mengelola Dana Desa selama ini dan jika ada menemukan kejanggalan segera melakukan tindakan,” ujar warga dusun Siurabot mengaku bernama Fendi(Herman)

 

 

 

 

 

Admin : Siti Pitriani Lubis

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.