Wakil Bupati Madina Dampingi Jamaah Haji Dari Medan

SIMALUNGUN(Malintangpos Online): Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution dan 258 Jamaah Haji beserta 6 petugas dan tim kesehatan asal Madina telah bertolak dari Asrama Haji Medan menuju Madina pukul 17.00 WIB.

Sekitar pukul 18.30 rombongan beristirahat di Masjid Al-Mukhlisin, Simpang Dolok Merangir, Kabupaten Simalungun untuk melakukan salat Magrib dan Isya.

“Alhamdulillah jamaah haji asal Madina yang masuk kelompok terbang (kloter) pertama telah tiba di Medan. Saya, pak gubernur dan pak bupati secara langsung menyambut kedatangan para tamu allah ini,” tulis Atika di akun Instagramnya

Kali ini, Atika bertugas mengawal jamaah haji dalam perjalanan pulang ke kampung halaman setelah sebelumnya Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution telah mengantar keberangkatan Jamaah Haji asal Madina.

Usai melakukan cek kesehatan,rombongan langsung menuju Madina agar bisa segera bersua dengan keluarga. “Sudah pasti ada rasa rindu bagi keluarga,” lanjut Atika.

Lebih lanjut, Atika mengatakan dirinya dan Bupati memiliki komitmen untuk terus berusaha hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Komitmen ini pula yang kami jalankan dalam mengawal perjalanan, baik saat berangkat dan pulang,” kata Atika.

Dengan kembalinya jamaah haji ke bumi gordang sambilan,  Atika berharap keberkahan yang diperoleh dapat ditularkan ketahan air.

Selain Wakil Bupati, turut hadir mendampingi kepulangan jamaah haji Di Asisten I,Staf Ahli, Kadis Pertanahan, Kabang Kesra, dan ketua BKM Masjid Agung Nur Ala Nur.(Infokom/Dita).

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Trip Wisata Madina Dalam Seribu Testimoni

    Kripis: Gugus Literasi Mandailing Epicentrum Perjalanan wisata ke Mandailing Natal bisa dimulai dari Jakarta. Dan, cara menarik untuk melihat Madina justru dengan bertanya lebih dulu: “Bagaimana cerita tentang kesaksian orang…

    Read more

    Continue reading
    KOTANOPAN MEMANAS, WPR/IPR HARUS DIBUKA JALANNYA

    Ada yang terbakar di Kotanopan. Bukan hanya ekskavator dan kotak penyaringan emas. Yang sebenarnya sedang terbakar adalah kesabaran masyarakat menghadapi konflik tambang yang tak kunjung menemukan jalan keluar. Waspada.id memberitakan,…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses