Walikota Medan Bagi Sembako dan Tampung Aspirasi Warga

MEDAN(Malintangpos Online): Selain menyalurkan bantuan paket sembako, saya juga turut mendengar keluhan dan aspirasi dari masyarakat Kampung Nelayan, Kecamatan Medan Labuhan, salah satunya mengenai masalah banjir yang disebabkan air pasang.

Hal itu disampaikan Walikota Medan,Senin(10/5) yang dikutip melalui akun Facebook Bobby Nasution

Kata Bobby, Selama ini warga secara gotong-royong membuat tanggul guna mengantisipasi pasang air laut, akan tetapi tanggul ini tidak kuat sehingga setiap kali pasang air langsung melimpah dan menggenangi rumah warga dengan ketinggian lebih dari 1 Meter.

Mendengar keluhan warga, saya langsung meninjau lokasi tersebut dan menginstruksikan kepada Camat Medan Labuhan untuk berkoordinasi dengan @dinaspukotamedan guna membangun tanggul yang lebih kuat lagi dan dibantu alat berat.

” Insya allah besok tanggul sementara yang dibuat dengan tanah dan lebar 4 meter akan dibangun agar rumah warga tidak tergenang air pasang lagi,” Ujar Walikota Medan(Dita)

 

Admin : Iskandar Hasibuan [dropcap][/dropcap]

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pemkab Madina Bersama UMA Teken MoU dan MoA Budidaya Pisang Kepok

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) bersama Universitas Medan Area menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Action (MoA) budidaya pisang kepok di Aula Kantor Bupati, Komplek…

    Read more

    Continue reading
    Bupati Madina Sebut Pembersihan Sedimen di Lahan Pertanian Desa Sayurmatua Dimulai Pekan Ini

    NAGAJUANG(Malintangpos Online): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengatakan pembersihan sedimen yang memenuhi lahan pertanian di Desa Sayurmatua, Kecamatan Nagajuang, akibat bencana banjir akhir tahun lalu dimulai pekan ini.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses