Warga Desa Sikapas 1 Atau PTPN 4..?

PERSOALAN Yang diperjuangkan oleh Warga Desa Sikapas 1 Kecamatan Batahan, terkait hak tanah yang dikuasai oleh Perusahaan BUMN Yaitu PTPN 4, mendapat dukungan penuh dari Bupati dan Ketua DPRD Mandailing Natal.

Buktinya, Bupati Madina HM.Ja’far Sukhairi Nasution, telah menyurati secara resmi agar Direktur PTPN 4, Supaya mengembalikan Hak Warga atas Tanah yang sampai sekarang ini masih dikuasai oleh pihak PTPN 4, dengan tidak peduli atas surat yang telah ditanda tangani oleh Bupati.

Serta, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis,SH, juga dengan ” Tegas dan Lantang ” mendesak agar PTPN 4 segera mengembalikan hak – gak warga Desa Kampung Kapas 1 Kecamatan Batahan.

” PTPN 4 Atau Warga Sikapas 1,” itulah judul tulisan ini, sebab hingga 05 Oktober 2022, pihak PTPN 4 Sepertinya belum mau mengembalikan hak warga atas tanah yang telah lama dikuasai PTPN 4.

Karena itu, Wartawan Malintang Pos Group, yang dipimpin langsung Pemimpin Umum/Penanggung Jawab Iskandar Hasibuan, terus melakukan Investigasi, Dialog dengan pihak berkompeten, Meminta komentar Ahli Agraria dan pihak lainnya dan akan ditulis secara Bersambung setiap harinya ( Bersambung Terus)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.SE.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Wabup Atika Terima Kedatangan JCH Madina di Asrama Haji Medan

    MEDAN(Malintangpos Online): Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menerima kedatangan jemaah calon haji (JCH) di Asrama Haji Embarkasi Medan pada Senin pagi, 27 April 2026. Keberangkatan para…

    Read more

    Continue reading
    Pemkab Madina Peringati Hari Otonomi Daerah Tahun 2026

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menyelenggarakan upacara Peringatan XXX Hari Otonomi Daerah di halaman Masjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang Panyabungan, pada Senin, 27 April 2026.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses