Warga ke Malintang Pos , Dana Desa “Dikorupsi “Kades di Kec.Panyabungan Barat

MCK Desa Batang Gadis Mark Up anggaran

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): “Katakan Sejujurnya,” Kalimat itulah yang diharapkan warga  6 Desa di Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, yang mendatangi Kantor Redaksi Malintang Pos di Jalan Willem Iskander Dalan Lidang Panyabungan, untuk menyampaikan aspirasi warga terkait dengan dugaan indikasi korupsi Dana Desa (DD) yang dilakukan Kepala Desa(Kades),BPD,TPK disetiap desa selama ini.

            Kedatangan warga 7 Desa ( Runding, Hutatonga BB, Barbaran, Batang Gadis, Batang Gadis Jae, Barbaran Jae,) langsung diterima oleh Pimpinan Umum/Pimpinan Redaksi Malintang Pos Iskandar Hasibuan dilantai II, Kamis sore(13-2) bersama sejumlah LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang menerima Kuasa dari warga 6 desa se Kecamatan Panyabungan Barat.

Dana Desa Batang Gadis dan Batang Gadis Jae Tahun 2018 Ambruk

Kuasa warga LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah, dalam pertemuan itu, mengutarakan bahwa dugaan Mark Up anggaran jelas-jelas di desa-desa yang ada perwakilannya sekarang ini, misalnya Barbaran Pembukaan Jalan Barbaran –Hutabargot, Pengerukan Sungai Aek Sarir jelas-jelas anggarannya Mark Up dan sistem kerjanya silakan lihat sekarang Amburadul dan diperkirakan Kades mengambil kesempatan.

            Dana Desa di Desa Batang Gadis anggaran pembangunan MCK di komplek Madrasah/MDA desa itu siapaun ditanya anggarannya Mark Up, Pembuatan Drainase di Desa Batang Gadis Jae tahun 2018 lalu roboh sebelum waktunya, anggarannya juga Mark Up dan tahun 2019 pembangunan Jalan Rabat beton juga anggarannya Mark Up, tetap kades melenggang kangkung tidak ada tindakan dari Inspektorat maupun Kadis PMD.

            Kata Khairunnisyah, masyarakat 6 desa bukan tidak berani melaporkan ke mana-mana pun, hanya saja warga kurang memahami mekanisme laporannya, makanya warga memberi Kuasa kepada LSM kita dan warga sering membaca Malintang Pos yang menyoroti Dana Desa(DD) di Kecamatan Panyabungan Barat maupun daerah lainnya.

            “ Atas dasar itulah warga 6 desa ini datang menjumpai Redaksi Malintang Pos, agar Media ini ikut membantu memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa oleh kades, BPD, TPK maupun Bendahara yang memegang dana desa,” ujarnya dalam pertemuan di Kantor Malintang Pos.

            Pimpinan Malintang Pos Group Iskandar Hasibuan, usai mendapat keterangan dari perwakilan 6 warga desa, mengucapkan terimakasih kepada warga yang masih memberikan kepercayaan kepada Malintang Pos, sebab beberapa hari ini warga yang memakai Akun Facebook “ Hariyantosh “ menuding kita berbagai kata-kata di facebook.

            Maksudnya..? Hariyantosh yang diduga akun palsu tersebut adalah salah satu Kades ataupun keluarga Kades yang merasa panik disebabkan gencarnya berita yang dilansir oleh media Malintang Pos Group akhir-akhir ini, akibatnya terpaksa pemilik Akun Facebook palsu tersebut menuding Malintang Pos maupun pribadi kita sebagai pemilik media.

            Padahal, berita yang terbit di Malintang Pos group tersebut ada sumber berita yang jelas, tetapi pemilik akun palsu “Hariyantosh “ tersebut justuru menuduh saya sebagai Pimpinan Malintang Pos yang macam-macam lah, bahkan oknum pemilik akun palsu tersebut mengaku Wartawan Medan Pos pula lagi.

            “ Jika dia Wartawan, ngak mungkin dia membuat Akun palsu, harusnya dia (Hariyantosh) tersebut menulis di media tempat dia menulis, bukan membuat akun palsu, makanya saya curiga itu adalah akun Kades ataupun akun keluarga Kades, takutnya Kades dari 6 warga yang datang membuat seperti itu pula,” ujar Iskandar Hasibuan kepada warga dan LSM yang datang ke Redaksi Malintang Pos di Jalan Willem Iskander Panyabungan.

            Bagaimana dengan Camat Panyabungan Barat..? tanya Wartawan “ Camat Aswar sepertinya kurang memahami tugas-tugasnya dalam masalah dana desa, atau jangan-jangan Camat sekarang ini memang tidak mengerti dengan pengelolaan Dana Desa, sehingga sepertinya Camat ini pura-pura tidak mengetahui kondisi Dana Desa di daerahnya,” ujar Ketua LSM Merpati Putih Tabagsel Kahirunnisyah menjawab pertanyaan Wartawan waktu itu ( Red)

 

 

Liputan :redaksi

Admin   : siti

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.