Warga ke Malintang Pos, Jalan ke Desa Sibinail Kec.Muarasipongi Memprihatinkan

Warga Sibinail dan Tamiang Mudo naik Mobil

PANYABUNGAN(Malintangpos Online):” Merasa di Anak Tirikan,” Warga Desa Sibinail Kecamatan Muarasipongi Saidi Nasution,,mendatangi Kantor Redaksi Malintang Pos di Jalan Willem Dalan Lidang Panyabungan, untuk memohon agar jalan sepanjang 9 Km mendapat perhatian dari Pemerintah Mandailing Natal.

            “ Kasihan sekali masyarakat Desa Sibinail, Desa Tamiang Mudo jika ke pasar naik Mobil Bak Terbuka, kalau lancar Alhamdulillah, tetapi jika sempat mobil mogok dan rusak, pasti akan menimbulkan bahaya yang sangat hebat, sebab kondisi jalan yang memang sangat rusak dan tanjakan di beberapa tempat,” ujar Saidi Nasution mengawali pembicaraan di Kantor Redaksi Malintangpos Online, Minggu malam (6-10).

Warga Sibinail dan Tamiang Mudo kalau ke Pasar

Kata Saidi, mobil yang khusus lewat hanya pada hari Kamis, jika warga ke Pasar naik Mobil Bak Terbuka dengan ongkos Rp 15.000,- sampai Rp 20.000,-/orang dan beda dengan ongkos barang-barang pertanian, maupun barang yang dibelanjakan di Pasar Muarasipongi.

            Kata dia, jarak tempuh dari pasar Muarasipongi – Sibinail sejauh sekitar 9 Km ditempuh dengan 1 jam, praktis jalannya batu-batu dan aspal yang terkelupas dan juga memang ada jalan yang telah Rabat Beton, baik dari anggaran Dana Desa maupun bantuan dari pihak lain, namun hingga sampai ke desa Sibinail yang namanya aspal belum ada sampai sekarang ini dan tebing jalan sangat rawan akan menimbulkan kecelakaan.

            Bagaimana dengan APBD..? setahu saya, sejak Mandailing Natal menjadi daerah otonomi 20 tahun yang lalu, yang namanya APBD sama sekali belum pernah masuk ke desa itu, karena itu kami sangat berharap agar APBD tahun 2020 ataupun di Perobahan APBD Tahun 2019 dapat dialokasikan anggaran pembangunan untuk peningkatan jalan, sebab masyarakat sangat membutuhkan.

            Yang sedihnya, ujar Saidi, jika ada warga yangf sakit dan harus dibawa ke Rumah Sakit, itu yang membuat kami sedih, sebab sudah dua orang warga Sibinail meninggal dunia, sebelum sempat sampai ke RS, karena selain mobil hanya hari kamis yang masuk ke desa itu, sehingga sulit sekali jika ada keperluan mendesak.

            “ kami sangat yakin sekali Pemda dan DPRD Mandailing Natal akan dapat mengalokasikan anggaran peningkatan jalan ke Sibinail dan begitupun kami akan terus memperjuangkan agar anggaran masuk ke desa kami untuk pembangunan jalan,” ujarnya.

            Pimpinan Redaksi Malintang Pos Iskandar Hasibuan, mengucapkan terima kasih atas kedatangan warga untuk menyampaikan aspirasinya dan Malintang Pos akan berusaha menyampaikan ke Bupati maupun DPRD Madina ( red)

 

Liputan : Redaksi

Admin   : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Pemda Madina Bergerak Lambat, Gelondongan Kayu dan Sampah Sumbat Terowongan Jembatan Aek Mata Panyabungan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (25/02/26) malam hingga Kamis (26/02/26) dini hari yg lalu, mengakibatkan peningkatan debit air Sungai (Aek )Mata yang melintas…

Read more

Continue reading
Advocat Nasional : Hal Kecil Saja DPRD Tidak Berani, Apalagi Soal APBD Madina

JAKARTA(Malintangpos Online): Advocat Nasional, Mohd.Amin Nasution,SH, Mengutarakan Soal kecil, masalah Lampu Penerangan Jalan Umum(LPJU) saja Anggota DPRD Madina II, Tidak Berani Bicara.   ” Masalah kecl saja mereka tidak berani…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses