
Membaca sejumlah Media Online, Kamis Sore(31/10) sebagai Pemilik Media dan salah satu Wartawan yang tertua di Mandailing Natal ” Kaget dan Emosi “ Membaca Berita Media Online yang Mengeluh kepada Calon Bupati No.Urut : 1( Satu) H.Harun Mustafa Nasution.

Kenapa..? Wartawan itu Menulis, Bukan ” Ciak – Ciak ( Serai) “ dan seorang Bupati/Wakil Bupati dimana sajapun tempatnya tidak boleh Alergi dan Tertutup kepada Wartawan.
” Jika seorang Bupati/Wakil Bupati Alergi dan Tertutup kepada Wartawan, sudah pasti ada yang tidak BERES di kepemimpinannya dan wajarlah Wartawan Menulis, sesuai dengan informasi yang diperolehnya. Tidak ada lagi tuntutan bagi Wartawan ataupun Media, jika si Wartawan telah Konfirmasi.

Wartawan Mengadu ke Calon Bupati Madina Harun Mustafa Nasution, Salah Nggak..? Siapa bilang salah, justuru itu Bagus Sekali, karena mungkin Wartawan punya Piling , bahwa Harun Mustafa Nasution Menjadi Bupati Mandailing Natal Priode 2024 – 2029, menggantikan HM.Jafar Sukhairi Nasution. Mingkin ia.
Penulis, ingat betul dengan kalimat yg disampaikan Bupati/Wakil Bupati Madina HM.Jafar Sukhairi Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution, waktu ada Pertemuan dengan Wartawan di Aula Kantor Bupati Mandailing Natal, tetapi sudahlah, jabatan mereka sudah mau berakhir, ngak elok kita membuka – buka yg tidak baik.

Begitu juga dengan rekan – rekan Wartawan, jangan Cengeng dan jangan terlalu Mengeluh, tetapi MENULISLAH sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik, yang utama Selalu Konfirmasi kepada Sumber yg resmi ( BERSAMBUNG TERUS).
Admin : Dita Risky Saputri.SKM.








