
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Wartawan senior Mandailing Natal (Madina), Iskandar Hasibuan, menyoroti hubungan antara wartawan dan pemerintah daerah saat memberikan sambutan pada kegiatan Halal Bihalal Koperasi Wartawan Siabu Sekitar (Korwasis) Madina, Kamis (9/4).
Dalam kesempatan tersebut, Iskandar mengungkapkan bahwa wartawan terkadang mengalami kesulitan mendapatkan akses komunikasi dengan pejabat pemerintah, terutama untuk kepentingan konfirmasi informasi.
“Sebagai wartawan, kami memiliki hak untuk meminta nomor telepon pejabat guna mengonfirmasi informasi. Namun terkadang nomor tersebut sulit didapatkan. Kalaupun sudah diberikan dan dihubungi melalui WhatsApp, sering kali pesan hanya dibaca tanpa ada balasan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa tidak jarang setelah suatu berita dipublikasikan, pejabat yang bersangkutan justru merasa marah.
“Bagi saya, apa yang baik dan apa yang buruk tetap saya beritakan sesuai fakta. Namun melalui momentum Halal Bihalal ini, jika ada pihak yang merasa tersinggung oleh pemberitaan saya, saya secara pribadi menyampaikan permohonan maaf,” katanya.
Iskandar juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan dukungan kepada panitia sehingga kegiatan Halal Bihalal tersebut dapat terlaksana dengan baik. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momen penting untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya telah berkiprah di dunia jurnalistik selama 34 tahun di Mandailing Natal, dengan berbagai pengalaman pahit dan manis dalam menjalankan profesi wartawan.

“Wartawan bukan untuk mencari musuh, tetapi mencari kawan agar lebih mudah berkoordinasi dalam mendapatkan informasi terkait pembangunan di Pemda Madina,” jelasnya.
Iskandar berharap tausiah yang disampaikan Ustadz Salman Ahmad Nasution dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama manusia dan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di masyarakat, keluarga, maupun dalam diri sendiri.
Ia juga menyebutkan bahwa saat ini jumlah wartawan di Kabupaten Mandailing Natal mencapai lebih dari 270 orang. Karena itu, ia berharap adanya upaya dari pemerintah daerah melalui Dinas Kominfo dan Dinas Koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan wartawan.
“Wartawan tidak selamanya menjadi musuh bagi pemerintah daerah. Pers merupakan salah satu dari empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni eksekutif, legislatif, yudikatif, dan pers,” ungkapnya.

Sebagai pembina Korwasis Madina, ia juga berharap para wartawan yang tergabung dalam koperasi dapat terus aktif mempublikasikan berbagai kegiatan pembangunan yang ada di Mandailing Natal.
Semntara itu, penceramah Ustadz Salman Ahmad Nasution menyampaikan bahwa profesi wartawan merupakan pekerjaan yang sangat mulia karena memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.
“Selama ini mungkin ada anggapan bahwa wartawan itu menakutkan. Namun menurut saya anggapan itu kurang tepat. Wartawan memiliki tugas yang sangat mulia, yaitu mengontrol dan memberikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, wartawan memiliki peran penting dalam meluruskan informasi yang belum jelas agar menjadi terang dan dapat dipahami masyarakat secara benar. Ia juga mengingatkan pentingnya verifikasi dalam menyampaikan berita.

Ustadz Salman mengutip pesan Al-Qur’an dalam Surah Al-Hujurat yang mengajarkan umat Islam untuk berhati-hati ketika menerima sebuah informasi.
“Allah mengajarkan kepada orang-orang beriman agar memeriksa terlebih dahulu kebenaran suatu berita sebelum menyebarkannya. Hal ini sangat relevan bagi wartawan, karena berita yang belum jelas kebenarannya bisa menimbulkan kesalahpahaman bahkan merugikan banyak pihak,” jelasnya.
Ia menambahkan, apabila profesi wartawan dijalankan dengan niat yang baik untuk menyampaikan kebenaran dan mencerdaskan masyarakat, maka pekerjaan tersebut dapat bernilai ibadah.
“Pemberitaan yang baik bisa menjadi sedekah, bahkan menjadi amal jariyah apabila memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak wartawan dan seluruh masyarakat untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah demi kemajuan daerah.
“Hubungan antara wartawan dan pemerintah seharusnya saling mendukung. Media memiliki peran besar dalam menyampaikan program-program pemerintah kepada masyarakat,” tambahnya.
Koperasi Wartawan Siabu Sekitar (Korwasis) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dari lima kecamatan. Kegiatan ini mengusung tema “Mempererat Hubungan Kekeluargaan antara Sesama Wartawan, Pemerintah Daerah, Tokoh Masyarakat, serta Berbagai Elemen Lainnya.”
Acara berlangsung di Aula Kantor Camat dihadiri oleh Bupati Mandailing Natal yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Madina Afrizal Nasution, Plt Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Koperasi Madina, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam dari lima kecamatan di Daerah Pemilihan (Dapil) V, para kepala desa se-Dapil V, Korwil Siabu, kepala sekolah, pengajian ibu-ibu, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta para tamu undangan lainnya.

Kegiatan Halal Bihalal tersebut berlangsung penuh keakraban dan diharapkan dapat mempererat hubungan antara wartawan, pemerintah, serta masyarakat dalam membangun Kabupaten Mandailing Natal ke arah yang lebih baik. (Isk/Dedi)
Admin : Iskandar Hasibuan.








