Wawancara Dengan Ketua DPC.PDIP(2), Pemuda Kurang Mengawasi Pelaksanaan Dana Desa

Redaksi Yth :

                Sulitnya mendapatkan informasi dari pihak pengawas DD, Wartawan Malintang Pos Nanda Sukirno dan Suaib Nasution, melakukan Wawancara dengan Ketua DPC.PDIP Madina Iskandar Hasibuan, terkait Dana Desa dari tahun 2015-2019 dan berikut ini Laporannya dibuat secara bersambung, terima kasih.terimakasih.

 EDISI Pertama (1) dengan judul “Polisi Harus Turun,Proyek  DD di Madina Banyak Mark Up”dan pada Edisi ke Dua(2) judulnya adalah “Peranan Pemuda Kurang Mengawasi Pelaksanaan Dana Desa”  

Ketua DPC.PDIP Madina Iskandar Hasibuan

Bagaimana anda melihat peranan Naposo/Nauli Bulung melakukan Pengawasan..?

  • Gimana ia saya bilang, dari berbagai informasi yang dirangkum baik dialog dan bincang-bincang dengan masyarakat, bahwa Naposo/Nauli Bulung di setiap desa nyaris tidak ada kedengaran suaranya, entah kenapa saya juga kurang memahaminya.
  • Mengutif postingan Ali Gusti Siregar di Facebook “ Ketika para orang tua sudah lemah, ada pemuda yang kuat. Tetapi apakah pemuda punya niat?? Realita dilapangan terkait penyelenggaraan Desa peran pemuda kurang sekali dalam mengawasi Pemerintahan Desa, bahkan seolah-olah itu bukan urusan pemuda. Miriss…” kalimat inilah jawabnya dan harusnya pemuda ada didepan sebagai benteng dari desa itu sendiri.
  • Coba dibaca Tujuan serta Pengamalan dari UU no. 6 thn. 2014 Tentang Desa :
    Pasal 27 (d)
    Kepala desa wajib memberikan dan/atau menyebarkan informasi penyelenggaraan pemerintahan secara tertulis kepada masyarakat desa setiap akhir tahun anggaran.
    2. Pasal 68 ayat 1 (a).
    Masyarakat desa berhak meminta dan mendapatkan informasi dari pemerintahan desa, serta mengawasi kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan masyarakat desa, dan pemberdayaan masyarakat desa.
  • Tentu jika pemuda, Naposo/Nauli Bulung sebagai Pagar Desa akan bisa mempertanyakannya kepada aparat desa dan Kades, tapi nyatanya kita lihat sendiri, bahwa kemungkinan pemuda di setiap desa tidak memahami fungsi dan posisinya, makanya kita sampaikan langsung kedepan kepada setiap pemuda.

Kegiatan Pemuda.Naposo/Nauli Bulung bukankah ada tercantum di DD..?

  • Kalau itu sudah jelas, sebab setiap Kades selalu mengalokasikan anggaran untuk pemberdayaan kegiatan pemuda/Karang Taruna dan ia itu tadi, terkadang pemuda nya tidak mengetahui ada kalimat “ Pemberdayaan Pemuda/Karang Taruna” biasanya
  • Makanya, kita sangat berharap kepada Pemuda agar terus menempa diri dan bila perlu segera pulang kampung memberikan masukan kepada aparat desa, agar desa-desa diwilayah kita semakin maju, bukan semakin tertinggal. (Bersambung Terus)

 

 

 

Admin : Siti Putriani Lubis

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.